Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Bangkit dari Tekanan

JUMAT, 02 OKTOBER 2026 | 08:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) bangkit dari tekanan awal perdagangan setelah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS mulai mereda.

Pada penutupan perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026, indeks Dow Jones naik 20,69 poin atau 0,04 persen menjadi 50.926,74. S&P 500 bertambah 14,94 poin atau 0,20 persen ke 7.666,48, sedangkan Nasdaq Composite naik 10,53 poin atau 0,04 persen menjadi 26.871,60.

Sektor energi menjadi penggerak utama dengan kenaikan 1,9 persen setelah harga minyak Brent melonjak lebih dari 4 Dolar per barel. Kenaikan harga minyak terjadi setelah China menangguhkan ekspor bahan bakar, yang meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan dan inflasi.


Sektor teknologi juga menguat 0,8 persen. Saham Accenture melonjak dan ditutup pada level tertinggi sejak 6 Maret setelah perusahaan memperkirakan pertumbuhan pendapatan setahun penuh di atas ekspektasi. Micron Technology juga naik 3 persen berkat proyeksi pendapatan yang lebih baik serta komitmen pelanggan senilai 32 miliar Dolar AS.

Saham Constellation turut menguat setelah perusahaan menandatangani kesepakatan pasokan listrik selama 20 tahun dengan Amazon. Secara keseluruhan, penguatan saham tersebut membantu bursa mengakhiri perdagangan di zona positif meski pasar sempat tertekan pada awal sesi.

Tekanan awal perdagangan dipicu kenaikan imbal hasil Treasury AS 10 tahun ke level tertinggi dalam 24 tahun. Data ekonomi yang menunjukkan pasar tenaga kerja tetap kuat dan tekanan harga masih ada meningkatkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan atau kembali menaikkan suku bunga.

Namun, imbal hasil obligasi kemudian berbalik turun setelah investor kembali membeli Treasury dan pejabat The Fed mengisyaratkan kemungkinan untuk bersabar sebelum menaikkan suku bunga lagi. Pasar kini juga memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Oktober jauh lebih rendah.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya