Berita

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Bahlil Jadi Menko Buah Loyalitas Golkar ke Prabowo

JUMAT, 02 OKTOBER 2026 | 08:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Reshuffle kabinet diyakini akan terus berlangsung selama Prabowo Subianto menjabat sebagai RI-1. Setiap perombakan kabinet tidak bisa dianggap sebagai langkah terakhir.

“Bagi prabowo reshuffle itu tidak pernah berakhir, sampai kekuasaan itu tidak lagi dimilikinya. Jadi kalau ini dibilang permulaan, ya setiap reshuffle adalah permulaan bagi presiden tidak pernah berakhir,” kata pengamat politik Nurul Fatta kepada RMOL, Jumat, 2 Oktober 2026.

Ia juga menilai reshuffle dapat menjadi bentuk pemberian posisi kepada partai politik yang dinilai loyal terhadap pemerintahan Prabowo.


“Reshuffle dilakukan untuk memberikan imbalan bagi partai yang sangat loyal terhadap Prabowo. Salah satunya Golkar, Bahlil dijadikan koordinator menteri, Cak Sarmuji dari sekjend Golkar juga diberi kursi menteri,” ujarnya.

Fatta memandang, partai berlambang beringin itu selama ini menunjukkan komitmen terhadap pemerintahan Prabowo melalui sikap politik Ketua Umumnya Bahlil Lahadalia.

“Jadi apakah akan ada reshuffle lagi? Ya pasti. Jadi di level kementerian ini ada jenjang karirnya juga. Kita melihat semacam cursus honorum ala Prabowo. Menteri yang loyal naik jadi menko, dan tangga naiknya adalah kedekatan dengan presiden. Kira-kira begitu,” tandasnya.

Bahlil Lahadalia resmi dilantik Prabowo sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2026.

Pengangkatan Bahlil sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026. Dengan jabatan tersebut, Bahlil tetap memimpin Kementerian ESDM sekaligus menjalankan tugas sebagai menteri koordinator.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya