Berita

Kepala Badan Reform Agraria Nasional, Komjen Pol Dedi Prasetyo. (Foto: YouTube Setpres)

Politik

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

JUMAT, 02 OKTOBER 2026 | 01:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepala Badan Reforma Agraria (BRAN) Jenderal Pol Dedi Prasetyo akan menyiapkan struktur organisasi dalam waktu dekat.

BRAN sendiri merupakan badan baru yang dibentuk berdasarkan UU Reforma Agraria dan bertanggung jawab langsung kepada presiden, dengan tugas membuat perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan monitoring serta evaluasi penyelenggaraan reforma agraria.

"Ini badan baru, ya, sebagaimana Undang-Undang Agraria disahkan. Nah, badan ini tentunya saya belum bisa langsung operasional. Saya harus komunikasi dengan Mensesneg, komunikasi dengan KemenPAN-RB, untuk melakukan asesmen," kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026.


Adapun, struktur BRAN nantinya terdiri dari kepala badan, dua wakil kepala, satu sekretaris utama, serta empat deputi.

"Karena saya Kepala Badan, kemudian saya memiliki dua wakil, kemudian ada sekretaris utama, dan saya mempunyai empat deputi. Nah, ini yang akan diasesmen dulu," jelas Dedi.

Barulah setelah struktur organisasi terbentuk, BRAN akan mulai menata kegiatan yang akan dijalankan hingga akhir 2026. 

"Baru kita akan menata dan merencanakan kegiatan-kegiatan yang akan kami lakukan sampai dengan akhir tahun 2026, dan juga persiapan untuk kita buat rencana kerja sesuai dengan arah kebijakan pemerintah untuk tahun 2027," pungkas Dedi.

Sebagaimana diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto melantik Dedi Prasetyo berdasarkan Keputusan Presiden No 105/P/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya