Berita

Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji. (Foto: RMOL/Hanifatunnisa)

Politik

Sarmuji Ungkap Prioritas Usai Dilantik Jadi Menperin

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 20:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Muhammad Sarmuji resmi menjabat Menteri Perindustrian (Menperin) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. 

Sarmuji mengaku baru mendapat kepastian terkait penunjukan dirinya sebagai Menteri Perindustrian pada Kamis pagi.

"Saya dapat kabar kepastiannya tadi pagi, ini adalah tugas yang barangkali cukup berat. Karena sektor industri harus jadi leverage atau jadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja,” kata Sarmuji


Sarmuji mengatakan pihaknya akan mengidentifikasi dan membenahi berbagai persoalan di sektor industri secara bertahap. Industri yang memiliki kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi akan menjadi prioritas.

"Karena itu problemnya harus kita benahi satu per satu. Terutama industri yang berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja dan bisa menjadi pengungkit perekonomian tentu harus kita utamakan,” katanya.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar ini menyebut industri sepatu dan tekstil sebagai sejumlah sektor yang perlu mendapat perhatian.

"Misalnya industri sepatu, industri tekstil, dan lainnya,” tuturnya.

Sarmuji juga menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi lintas kementerian. Menurutnya, penguatan sektor industri berkaitan dengan investasi, perdagangan, insentif fiskal, hingga hilirisasi.

Saat ditanya apakah Kementerian Perindustrian nantinya berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator yang baru, Sarmuji menjawab singkat.

"Sepertinya, sepertinya,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya