Berita

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Bahlil Anggap Rangkap Jabatan sebagai Panggilan Pengabdian

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 20:13 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Bahlil Lahadalia kini memegang dua posisi sekaligus. Selain tetap menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Bahlil memastikan bakal menjalankan dua amanah tersebut secara total. Ia menyebut tugas rangkap itu sebagai panggilan pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Selain menjadi Menteri ESDM, saya juga merangkap menjadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, insyaallah sebagai Pembantu Presiden akan berusaha sekuat tenaga dengan totalitas untuk menjalankan tugas ini dengan baik," kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Kamis, 1 Oktober 2026.


Menurut Bahlil, penugasan tersebut harus dijadikan momentum untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.

"Karena inilah sebagai bentuk panggilan pengabdian kepada Ibu Pertiwi dan harus kita jadikan ini sebagai bagian momentum untuk memberikan terbaik kepada Ibu Pertiwi," ujarnya.

Bahlil mengatakan hilirisasi dan transisi energi menjadi agenda penting pemerintah di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global.

Ia menyebut Presiden Prabowo memandang kedua agenda tersebut sebagai program prioritas sekaligus bagian dari komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement.

"Ini tidak bisa dilakukan dengan cara parsial tapi harus dilakukan dengan komprehensif, terukur, dan betul-betul dapat diuji dengan target apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden," tegasnya.

Bahlil belum membeberkan langkah konkret yang akan dilakukan setelah mendapat tugas rangkap tersebut. Ia mengatakan baru akan menyusun langkah kerja setelah melapor kepada Presiden Prabowo.

"Nanti setelah ini baru saya melapor sama Bapak Presiden," tandasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya