Berita

Sekretaris Eksekutif Garuda Institute, Alexander Waas. (Foto: Istimewa)

Politik

Harapan Garuda Institute, Polri Semakin Profesional Dipimpin Jenderal Suyudi

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 17:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelantikan Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri membawa harapan akan perbaikan institusi Korps Bhayangkara,

Sekretaris Eksekutif Garuda Institute, Alexander Waas mengatakan jabatan Kapolri merupakan amanah besar sekaligus tanggung jawab strategis karena menyangkut keamanan masyarakat, ketertiban umum, penegakan hukum, serta kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Garuda Institute mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan kepada Jenderal Suyudi. Kami berharap beliau dapat membawa Polri semakin profesional, modern, transparan, dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Alexander kepada wartawan, Kamis 1 Oktober 2026.


Menurut Alexander, tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat ke depan semakin kompleks. Untuk itu, kepemimpinan Polri membutuhkan kemampuan membangun sinergi dengan pemerintah, lembaga negara, organisasi kemasyarakatan, kampus, media, serta seluruh elemen masyarakat.

“Polri tidak hanya dituntut mampu menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan publik yang responsif, memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional, serta membangun kepercayaan masyarakat,” katanya.

Alexander menilai pengalaman panjang Komjen Pol. Suyudi di lingkungan Kepolisian menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tanggung jawab sebagai Kapolri.

Menurut Alexander, perjalanan karier Komjen Pol. Suyudi mencakup berbagai bidang penugasan, mulai dari fungsi reserse dan kewilayahan hingga memimpin satuan kepolisian serta mendapat penugasan sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Dengan pengalaman yang panjang dan beragam tentu itu memberikan bekal kepemimpinan kelembagaan dalam menghadapi kompleksitas tugas Polri ke depan,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya