Berita

Ilustrasi hoaks. (Foto: Net)

Politik

HMI Dukung Bakom Hadapi Hoaks Anonim, Saeful Bahri: Sabotase Terukur

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 17:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mendukung sikap Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang memilih terbuka menghadapi berbagai tudingan yang disebarkan melalui akun anonim di media sosial.

Wakil Bendahara Umum PB HMI, Saeful Bahri menilai langkah Kepala Bakom RI Muhammad Qodari dan jajaran memberikan klarifikasi dengan data serta dokumen resmi perlu didukung.

"Serangan anonim ini jelas murni sabotase yang terukur. Segala tudingan miring, mulai dari isu titipan partai politik, manipulasi anggaran puluhan miliar, hingga fitnah terkait status hukum di KPK, sudah dipatahkan dengan bukti administratif yang valid dari institusi terkait," kata Saeful dalam keterangannya, Kamis, 1 Oktober 2026.


Menurutnya, keterbukaan Bakom penting agar setiap informasi yang berkembang di ruang publik dapat diuji berdasarkan fakta dan mekanisme resmi.

Saeful juga menyoroti proses pengadaan di Bakom yang melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Sekretariat Negara, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), BPKP, hingga Kejaksaan Agung.

Ia menilai keterlibatan sejumlah lembaga tersebut menunjukkan adanya mekanisme pengawasan berlapis dalam tata kelola pengadaan.

"Setiap tudingan terkait tata kelola dan anggaran semestinya diuji melalui data serta mekanisme resmi, bukan informasi anonim yang tidak dapat diverifikasi," tegasnya.

Di tengah derasnya arus informasi media sosial, Saeful mendorong aparat penegak hukum, khususnya Direktorat Tindak Pidana Siber Polri, menelusuri akun-akun yang diduga menyebarkan fitnah apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum.

"Ruang publik kita tidak boleh diracuni oleh operasi hitam dari oligarki maupun kepentingan asing yang bersembunyi di balik layar. Bakom RI harus terus maju, fokus bekerja untuk negara, dan jangan pernah mundur satu langkah pun menghadapi teror hoaks," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya