Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Alifia)

Finansial

BPS: Ekspor RI Tembus 193,64 Miliar hingga Agustus 2026

Naik 4,74 Persen
KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 17:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 193,64 miliar dolar AS (Rp3.479 triliun). Angka tersebut tumbuh 4,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, peningkatan ekspor tersebut terutama ditopang oleh kinerja ekspor nonmigas.

"Nilai ekspor migas tercatat senilai 8,01 miliar dolar AS atau turun sebesar 9,98 persen. Sementara untuk nilai ekspor nonmigas tercatat naik sebesar 5,48 persen dengan nilainya 185,63 miliar dolar AS," kata Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.


Menurut Ateng, peningkatan ekspor nonmigas terutama berasal dari komoditas nikel dan barang daripadanya, bahan bakar mineral, serta lemak dan minyak hewani atau nabati.

Secara kumulatif, peningkatan ekspor nonmigas juga ditopang sektor industri pengolahan yang tumbuh 7,87 persen. Sektor tersebut memberikan andil sebesar 6,30 persen terhadap peningkatan ekspor nonmigas sepanjang Januari-Agustus 2026.

"Untuk ekspor sektor industri pengolahan yang naik cukup besar terutama produk olahan nikel, kemudian kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian, aluminium, kimia dasar anorganik lainnya serta juga dari tembaga," kata Ateng.

Dari sisi negara tujuan, Tiongkok masih menjadi salah satu pasar utama ekspor nonmigas Indonesia. Nilai ekspor nonmigas ke Tiongkok mencapai 47,44 miliar Dolar AS atau meningkat 17,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan tersebut terutama berasal dari ekspor nikel dan barang daripadanya, lemak dan minyak hewani atau nabati, serta bahan bakar mineral.

"Jika dibandingkan secara kumulatif dengan produk yang sama di tahun yang lalu, maka pada Januari sampai dengan Agustus tahun 2026 ekspor nonmigas ke Amerika Serikat, ke India dan juga ke ASEAN mengalami peningkatan," ujar Ateng.

Sementara itu, khusus Agustus 2026, nilai ekspor Indonesia mencapai 26,61 miliar Dolar AS atau tumbuh 6,72 persen secara tahunan (yoy).

Ekspor migas pada Agustus 2026 tercatat 0,99 miliar dolar AS, turun 5,10 persen yoy. Sedangkan ekspor nonmigas mencapai 25,62 miliar dolar AS atau tumbuh 7,23 persen dibandingkan Agustus 2025.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya