Berita

Audiensi Asosiasi Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) Indonesia (AMBGN) dengan Pimpinan DPR (Foto: RMOL Faisal Aristama)

Mikro

Mitra BGN Tuntut Kejelasan 13.000 Dapur yang Belum Beroperasi

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 16:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Asosiasi Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) Indonesia (AMBGN) menyuarakan aspirasi para mitra yang mengaku telah menginvestasikan dana besar untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun hingga kini tak kunjung beroperasi.

Ketua Umum AMBGN, Sawaluddin Aweng, menyatakan bahwa para mitra yang hadir dalam audiensi tersebut merupakan pendukung Presiden Prabowo Subianto yang telah mengeluarkan modal besar untuk menyiapkan fasilitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Kawan-kawan yang ada hari ini, mereka adalah pejuang asli daripada Presiden Prabowo Subianto. Catat baik-baik ini. Mereka hari ini hadir dan ada di sini menuntut haknya atas pengorbanan yang mereka lakukan,” tegas Sawaluddin saat audiensi dengan Pimpinan DPR RI yang diwakili Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Saan Mustopa di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.


Sawaluddin menyebut terdapat sekitar 13.000 dapur yang saat ini tidak beroperasi, bahkan sebagian disebut terkena suspensi.

"Ada 13.000 dapur yang hari ini tidak dioperasionalkan, bahkan ada yang disuspen oleh kepala BGN yang baru,” tegasnya.

Tak hanya itu, Syawaluddin juga mengklaim investasi yang telah dikeluarkan para mitra mencapai Rp26 triliun.

"Saya ingin katakan kepada Republik ini, Rakyat Indonesia hari ini ada menitipkan menitipkan pesannya kepada saya untuk sampaikan kepada negara ini bahwa ada 26.000, 26 triliun yang sudah kami investasikan. Uang rakyat, Pak,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat sejumlah mitra menghadapi tekanan finansial karena harus membayar utang untuk membangun fasilitas dapur.

"Nggak ada yang berani pulang. Itu menunggu sama rentenir, ditunggu sama debt collector, ditunggu sama petugas bank,” kata dia.

Sawaluddin mengatakan para mitra merasa dirugikan karena telah berinvestasi untuk mendukung program pemerintah, namun kemudian menghadapi tuduhan setelah terjadi persoalan dalam pelaksanaan MBG.

"Karena apa? Untuk mewujudkan cita-citanya, mendukung Presiden Prabowo dalam mensukseskan program makan bergizi gratis ini, menyiapkan fasilitas yang namanya dapur SPPG. Mereka rela berhutang, Pak. Lalu ketika ada kejadian luar biasa, ketika ada keracunan, mereka yang dituduh maling, mereka yang dituduh koruptor, mereka yang dituduh mencuri,” katanya.

Ia pun meminta BGN dan DPR memberikan penjelasan terkait persoalan yang dihadapi para mitra.

"Tolong BGN kasih klarifikasi ke rakyat, pimpinan DPR kasih klarifikasi ke rakyat. Jangan kami dituduh. Kami pembela presiden, kami pembela pemerintahan. Kami ingin kepastian dari proses ini,” tukasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya