Berita

Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: Tangkapan Layar YouTube Setpres)

Pemerintahan

Double Job! Kekayaan Bahlil Tembus Rp344,41 Miliar

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 15:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bahlil Lahadalia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kamis, 1 Oktober 2026.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Dengan jabatan baru tersebut, Bahlil tetap merangkap sebagai Menteri ESDM.

Di balik jabatan barunya, Bahlil tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp344.415.518.982 (Rp344,41 miliar) sebagaimana dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025.


LHKPN tersebut disampaikan Bahlil pada 31 Maret 2026 dan berstatus verifikasi administratif lengkap. Dalam laporan itu, Bahlil tercatat sebagai Menteri ESDM.

Harta Bahlil didominasi kepemilikan tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp322.381.257.825 (Rp322,38 miliar). Total tersebut berasal dari 19 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jayapura, Gianyar, Jakarta Selatan, Sragen, dan Sleman.

Rinciannya, tanah dan bangunan seluas 717/164 meter persegi di Jayapura senilai Rp11,11 miliar. Kemudian tanah dan bangunan seluas 278/400 meter persegi di Jayapura senilai Rp4.953.860.625 (Rp4,95 miliar), tanah dan bangunan seluas 1.600/1.500 meter persegi di Jayapura senilai Rp45,9 miliar, serta tanah seluas 509 meter persegi di Jayapura senilai Rp22,95 miliar.

Bahlil juga melaporkan tanah dan bangunan seluas 112/300 meter persegi di Jayapura senilai Rp5,871 miliar, dan tanah dan bangunan seluas 120/300 meter persegi di wilayah yang sama senilai Rp5,871 miliar.

Berikutnya, tanah dan bangunan seluas 424/1.200 meter persegi di Jayapura senilai Rp46,8 miliar, serta tanah dan bangunan seluas 2.000/1.500 meter persegi di Gianyar senilai Rp53,55 miliar.

Masih di Jayapura, Bahlil melaporkan tanah seluas 2.490 meter persegi senilai Rp1.654.862.275 (Rp1,65 miliar), tanah seluas 939 meter persegi senilai Rp1.124.660.250 (Rp1,12 miliar), tanah seluas 2.490 meter persegi senilai Rp1.670.923.800 (Rp1,67 miliar), tanah seluas 3.500 meter persegi senilai Rp830.106.375 (Rp830,1 juta), dan tanah seluas 1.350 meter persegi senilai Rp17,34 miliar.

Sementara di Jakarta Selatan, terdapat tanah dan bangunan seluas 420/600 meter persegi senilai Rp35,36 miliar, dan tanah dan bangunan seluas 579/800 meter persegi senilai Rp46,8 miliar.

Bahlil juga memiliki tanah dan bangunan seluas 750/1.200 meter persegi di Jayapura senilai Rp11.250.844.500 (Rp11,25 miliar), serta tanah dan bangunan seluas 68/195 meter persegi di Jayapura senilai Rp7,744 miliar.

Dua aset lainnya yakni tanah seluas 335 meter persegi di Sragen senilai Rp550 juta, dan tanah seluas 335 meter persegi di Sleman senilai Rp1,05 miliar.

Selain tanah dan bangunan, Bahlil tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp75,276 juta. Aset tersebut terdiri dari satu unit Toyota Harrier tahun 2007 senilai Rp44,217 juta, dan satu unit Honda CR-V tahun 2010 senilai Rp31,059 juta. Keduanya tercatat sebagai hasil sendiri.

Bahlil juga melaporkan surat berharga senilai Rp1.612.500.000 (Rp1,61 miliar), serta kas dan setara kas Rp20.346.485.157 (Rp20,34 miliar).

Dalam LHKPN 2025, tidak terdapat nilai yang dilaporkan untuk harta bergerak lainnya maupun harta lainnya. Bahlil juga tidak mencatat adanya utang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya