Berita

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. (Foto: Tangkapan Layar YouTube Setpres)

Presisi

Harta Kekayaan Jenderal Suyudi Ario Seto Tembus Rp5,847 Miliar

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 15:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jenderal Suyudi Ario Seto resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Sebelum dipercaya memimpin Korps Bhayangkara, Suyudi menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) saat berpangkat jenderal bintang tiga.

Berdasarkan penelusuran RMOL di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Suyudi memiliki total harta kekayaan Rp5,847 miliar pada LHKPN periodik 2025.


LHKPN tersebut disampaikan Suyudi pada 28 Maret 2026 dan berstatus verifikasi administratif lengkap. Dalam laporan itu, Suyudi tercatat sebagai Kepala BNN pada bidang eksekutif.

Dari total harta Rp5,847 miliar tersebut, komponen terbesar berupa tanah dan bangunan dengan nilai Rp4,6 miliar yang bersumber dari hibah tanpa akta.

Suyudi melaporkan dua aset tanah dan bangunan yang seluruhnya berada di Jakarta Selatan. Pertama, tanah dan bangunan seluas 176/225 meter persegi senilai Rp2,4 miliar. Kedua, tanah dan bangunan seluas 162/210 meter persegi dengan nilai Rp2,2 miliar.

Selain properti, Suyudi juga memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp457 juta. Rinciannya yakni sepeda motor Yamaha NMA AT tahun 2025 senilai Rp27 juta yang tercatat sebagai hasil sendiri. Kemudian mobil Mini Cooper/Minibus tahun 2022 senilai Rp430 juta yang tercatat diperoleh melalui hibah tanpa akta.

Suyudi juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp40 juta, serta kas dan setara kas Rp750 juta.

Sementara untuk surat berharga dan harta lainnya, Suyudi tercatat tidak memiliki atau tidak melaporkannya dalam LHKPN periode 2025.

Dalam laporan tersebut, Suyudi juga tidak memiliki utang. Dengan demikian, total harta sebesar Rp5,847 miliar.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya