Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bursa

Aturan Harga Minimum Berubah, Puluhan Saham Kini Berada di Bawah Rp50

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 14:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sejumlah saham terus tertekan menuju level Rp1 setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan penghapusan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1 pada perdagangan Senin, 28 September 2026.

Mengutip Stockbit pada Kamis, 1 Oktober 2026, pada perdagangan menuju penutupan sesi II setidaknya 21 saham yang berada di jajaran top loser diperdagangkan di bawah harga Rp50.

Sektor teknologi menjadi yang paling tertekan dengan kontraksi 3,61 persen, transportasi turun 2,91 persen, industrial minus 1,42 persen, infrastruktur turun 1,13 persen, properti turun 0,66 persen, kesehatan minus 0,64 persen, sektor keuangan turun 0,58 persen, non cylical turun 0,56 persen.


Sementara sektor energi justru naik 0,72 persen, disusul sektor cylical yang naik 0,20 persen.

Dalam perdagangan siang ini, saham PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) menjadi yang paling murah dengan penurunan 8,33 persen ke Rp11 hari ini. Disusul saham PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI) dengan penurunan 14,29 persen ke Rp18.

Kemudian PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN) turun 13,33 persen ke Rp13, disusul PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) yang saat ini dibanderol Rp15 atau turun 6,25 persen.

Sementara itu PT Asuransi Mitra Maparya Tbk (ASMI) turun 5,56 persne ke Rp17 dan PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI) turun 14,29 persen ke Rp18.

Berikut daftar saham di bawah Rp50 yang masuk jajaran top loser:

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) - Rp11, turun 8,33 persen
PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN) - Rp13, turun 13,33 persen
PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) - Rp15, turun 6,25 persen
PT Asuransi Mitra Maparya Tbk (ASMI) - Rp17, turun 5,56 persen
PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI) - Rp18, turun 14,29 persen
PT PP Properti Tbk (PPRO) - Rp19, turun 9,52 persen
PT Winner International Tbk (WINR) - Rp23, turun 8 persen
PT Mitra International Resources Tbk (MIRA) - Rp24, turun 11,54 persen
PT Pan Brothers Tbk (PBRX) - Rp24, turun 11,11 persen
PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) - Rp24, turun 11,11 persen
PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE) - Rp25, turun 10,71 persen
PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) - Rp26, turun 7,14 persen
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - Rp28, turun 12,5 persen
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) - Rp28, turun 12,5 persen
PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) - Rp29, turun 9,38 persen
PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) - Rp30, turun 6,25 persen
PT Net Visi Media Tbk (NETV) - Rp33, turun 5,71 persen
PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) - Rp35, turun 10,26 persen
PT Menteng Heritage Realty Tbk (HRME) - Rp35, turun 5,41 persen
PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) - Rp36, turun 5,26 persen
PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) - Rp40, turun 4,76 persen
PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) - Rp43, turun 6,52 persen.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya