Berita

Kapolri terpilih, Komjen Suyudi Ario Seto (tengah). (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

PDIP Dukung Pergantian Listyo Sigit: Polri Butuh Penyegaran

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 14:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto mengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari posisi Kapolri dan mengusulkan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai penggantinya.

Politikus PDIP Mohamad Guntur Romli mengatakan, pergantian di pucuk pimpinan Polri merupakan bagian dari kewenangan Presiden sekaligus mekanisme regenerasi dalam tubuh institusi kepolisian.

Menurut Guntur, proses pergantian Kapolri juga telah berjalan melalui mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan. Surat Presiden telah diterima DPR dan Komisi III DPR telah melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Kapolri.


Namun, bagi PDIP, persoalan pergantian pimpinan Polri tidak semata menyangkut pergantian figur. Guntur menilai penyegaran diperlukan agar institusi tetap memiliki daya koreksi dan mampu menjawab tuntutan masyarakat.

"Setiap jabatan ada masanya. Tidak ada jabatan yang abadi. Kekuasaan yang terlalu lama berada di satu tangan berisiko melahirkan kejenuhan, menumpulkan daya koreksi, dan menjauhkan institusi dari harapan rakyat,” kata Guntur kepada wartawan, Kamis, 1 Oktober 2026.

Atas dasar itu, Guntur menyebut regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri sebagai bagian dari agenda reformasi institusi.

"Regenerasi kepemimpinan adalah bagian dari tradisi demokrasi yang sehat dan bagian penting dari agenda reformasi Polri yang terus ditunggu masyarakat,” kata Guntur.

Lebih jauh, Guntur juga menghormati kewenangan Presiden Prabowo dalam menentukan pucuk pimpinan Polri. Sebab, keputusan Presiden Prabowo diambil berdasarkan kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan kelompok atau golongan.

Kepada Komjen Suyudi, Guntur meminta kepemimpinan baru Polri tidak berhenti pada pergantian nama di pucuk institusi. Ia berharap arah reformasi kepolisian benar-benar menyentuh profesionalitas, netralitas, penegakan hukum, hingga pembinaan karier.

"Polri harus kembali pada jati dirinya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," kata Guntur.

Tak lupa, Guntur juga mengingatkan posisi Kapolri bukan sekadar jabatan tertinggi dalam jenjang kepolisian, melainkan amanah yang melekat dengan tanggung jawab kepada rakyat.

"Jabatan Kapolri bukan puncak karier, tetapi puncak tanggung jawab kepada rakyat," pungkas Guntur.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya