Berita

Komjen Pol Suyudi Ario Seto (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Parlemen

Di Fit and Proper Test, Suyudi Ario Seto Usung Tema Polisi Bersama Masyarakat

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 11:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengusung konsep "Polisi Bersama Masyarakat" sebagai tema besar dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Tema tersebut, menurut Suyudi, dirancang sebagai doktrin kepemimpinan sekaligus arah transformasi Polri yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

"Tema yang saya usung adalah Polisi Bersama Masyarakat, sebagai doktrin kepemimpinan dan arah transformasi yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian," ujar Suyudi.


Jenderal lulusan Akpol 1994 ini menjelaskan, pemaparan visi dan misinya dibagi ke dalam lima pokok bahasan, yakni situasi nasional, lingkungan strategis, capaian dan suara masyarakat, arah transformasi Polri, serta program 100 hari pertama hingga keberlanjutan sampai 2029.

Ia memaparkan bahwa transformasi Polri harus berjalan selaras dengan visi Indonesia Emas 2045 yang mencakup sektor sosial, ekonomi, tata kelola, supremasi hukum, stabilitas, ketahanan sosial budaya, ekologi, serta pembangunan kewilayahan yang adil.

"Asta Cita menempatkan reformasi politik, hukum dan birokrasi, pemberantasan korupsi dan narkoba, penguatan keamanan nasional, serta pembangunan sumber daya manusia sebagai agenda yang sangat berkaitan dengan tugas Polri," tuturnya.

Suyudi menegaskan, Polri tidak akan mengambil alih fungsi kementerian maupun lembaga lain. Peran kepolisian tetap difokuskan pada pemeliharaan keamanan, penegakan kepastian hukum, perlindungan masyarakat, pencegahan gangguan, serta penindakan tindak pidana sesuai aturan.

Ia juga menekankan bahwa keamanan bukan sekadar ketiadaan kejahatan, melainkan kondisi yang memungkinkan masyarakat dapat bekerja, belajar, beribadah, berusaha, dan berinovasi dengan tenang. Stabilitas ini dinilai krusial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, hilirisasi, ekonomi digital, hingga pembangunan infrastruktur.

Dalam pemaparannya, mantan Kapolda Banten ini turut memetakan sejumlah tantangan global dan regional, mulai dari rivalitas geopolitik, perang, disinformasi, perubahan iklim, gangguan rantai pasok, hingga tren kejahatan lintas negara (transnational crime) seperti kejahatan siber, online scam, TPPO, pencucian uang, narkotika, dan penyelundupan.

Selain itu, ia menyoroti bergabungnya Timor Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN yang menuntut peningkatan kerja sama operasional antarkepolisian kawasan. Di tingkat domestik, dinamika demokrasi, konflik sosial, keamanan perbatasan, premanisme, judi daring, hingga kejahatan siber juga menjadi perhatian utama yang memerlukan pola penanganan berbasis koridor hukum.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya