Berita

Anggota Bawaslu RI sekaligus Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, Puadi (kiri). (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bawaslu Dorong Mahasiswa Jadi Mata dan Telinga Pengawasan Pemilu 2029

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 10:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengajak mahasiswa untuk mengambil peran aktif sebagai pengawas partisipatif pada Pemilu 2029. 

Anggota Bawaslu RI, Puadi menjelaskan, Bawaslu RI mendorong mahasiswa tidak sekadar sebagai objek informasi di ruang digital, tetapi juga dapat menjadi subjek yang berperan aktif sebagai agen literasi sekaligus sumber informasi awal dalam pengawasan Pemilu 2029.

"Ke depannya kami berharap mahasiswa ini sebagai agen literasi, sebagai agen digital, dan kemudian juga tidak berhenti sampai di sini untuk tetap melakukan sosialisasi secara efektif," ujar Puadi usai kegiatan Bawaslu Campus Connect bertajuk "Generasi Digital, Demokrasi Transparan" yang digelar di Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu, 30 September 2026.


Menurut Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu RI ini, partisipasi mahasiswa dibutuhkan untuk membantu jajaran pengawas mendeteksi berbagai dugaan pelanggaran pemilu yang terjadi, khususnya di ruang digital.

"Sehingga nanti ending-nya adanya partisipasi masyarakat, terutama partisipasi mahasiswa ketika nanti ke depannya adanya dugaan-dugaan pelanggaran untuk bisa disampaikan kepada kami," sambungnya.

Lebih lanjut, Puadi menegaskan bahwa informasi awal yang disampaikan masyarakat merupakan faktor utama dari mekanisme penanganan pelanggaran di Bawaslu.

"Sehingga kami mudah untuk bisa mengeksekusi, manakala ada informasi awal. Informasi awal itu dilakukan penelusuran, pendalaman, untuk bisa dijadikan sebuah temuan. Karena pintu masuk dalam penanganan pelanggaran itu melalui pintu laporan dan pintu temuan," urainya.

Di samping itu, Puadi juga berharap mahasiswa ikut memperkuat literasi digital masyarakat, sebagai satu hal penting untuk menangkal penyebaran hoaks, disinformasi, maupun misinformasi yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran politik.

"Laporan ini tetap menjadi fokus kami. Sehingga kami berharap ke depannya penggunaan-penggunaan pada kesempatan kali ini untuk bisa disosialisasikan kepada mahasiswa," tuturnya.

"Dengan ke depannya Bawaslu bisa bertransformasi digital, agar sosialisasi ini tersampaikan kepada civitas akademik untuk bisa disosialisasikan dan untuk bisa berpartisipasi manakala ada dugaan-dugaan pelanggaran," demikian Puadi menambahkan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya