Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Awal Oktober Brent Dibanderol 98 Dolar AS

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 09:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak tertahan di level tinggi pada awal Oktober. Investor kini menghadapi dua kekuatan yang berlawanan: harapan meredanya ketegangan AS-Iran dan kembalinya pasokan minyak dari Timur Tengah.

Pada awal perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026, harga minyak mentah Brent berjangka naik tipis 12 sen atau 0,1 persen menjadi 98,15 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 7 sen atau 0,1 persen menjadi 90,35 Dolar AS per barel.

Pergerakan tersebut terjadi setelah kedua benchmark minyak naik sekitar 1 Dolar AS per barel pada perdagangan Rabu. Kinerja September juga cukup kuat. Harga Brent melonjak sekitar 14 persen sepanjang bulan lalu, menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Juli. Sementara WTI menguat sekitar 5 persen.


Kenaikan harga minyak sebelumnya didorong kekhawatiran terhadap pasokan di tengah terhentinya perundingan perdamaian AS-Iran. Namun, tekanan jual mulai muncul setelah ekspor minyak Timur Tengah menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Dari sisi pasokan, Goldman Sachs memperkirakan ekspor minyak negara-negara Teluk telah pulih menjadi 23,3 juta barel per hari dalam sepekan terakhir. Angka tersebut kembali mendekati rata-rata 2025 setelah ekspor meningkat dua kali lipat sepanjang September.

Sementara itu, OPEC+ diperkirakan mempertahankan target produksi minyak untuk November dalam pertemuan pada Minggu. Di AS, persediaan minyak mentah naik 922.000 barel menjadi 427,3 juta barel dalam sepekan hingga 25 September, berlawanan dengan ekspektasi analis yang memperkirakan penurunan 264.000 barel.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya