Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bursa

Pasar Eropa Ditutup Melemah Terseret Isu Inflasi dan Suku Bunga

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menutup bulan September di bawah tekanan  akibat tingginya imbal hasil obligasi global, harga minyak, serta kekhawatiran inflasi yang memperkuat ekspektasi kebijakan moneter ketat dari Bank Sentral Eropa (ECB). 

Secara regional, indeks STOXX 50 turun sebesar 0,8 persen dan STOXX 600 melemah sebesar 0,4 persen. Secara bulanan, kedua indeks utama ini merosot lebih dari 2 persen, yang sekaligus memutus tren kenaikan lima bulan beruntun bagi STOXX 600. 

Selama kuartal ketiga, kedua tolok ukur tersebut sama-sama mencatat penurunan sebesar 1 persen, dengan sektor teknologi menjadi pengecualian yang naik sebesar 2,5 persen sementara sektor energi serta makanan dan minuman terkoreksi paling dalam sebesar 1,4 persen.


Di Frankfurt, indeks DAX 40 kehilangan lebih banyak nilai dan ditutup sekitar 0,8 persen lebih rendah di level 25.211, yang merupakan level terendah sejak 24 Juli. Saham Commerzbank memimpin kerugian dengan merosot sebesar 4,9 persen akibat penurunan peringkat Deutsche Bank dan meningkatnya ekspektasi akuisisi UniCredit. 

Secara bulanan, DAX mencatat penurunan sekitar 4 persen, namun masih membukukan kenaikan kuartalan sebesar 0,9 persen.

Di London, FTSE 100 melemah untuk sesi ketiga berturut-turut ke level terendah dalam tiga minggu dan menutup bulan September dengan penurunan sebesar 2 persen. Penurunan harian ini ditekan oleh kinerja negatif dari sektor perbankan seperti HSBC yang turun 0,7 persen, Barclays dan Lloyds yang masing-masing kehilangan 0,4 persen, serta Standard Chartered yang turun 1 persen, ditambah pelemahan sektor energi dan farmasi. 

Kendati demikian, FTSE 100 masih mencatat kenaikan kuartalan sebesar 1,1 persen yang didukung oleh kenaikan pada bulan Juli dan data revisi PDB Inggris kuartal kedua yang tumbuh 0,5 persen.

Di Paris, indeks CAC 40 anjlok sebesar 0,9 persen ke level 7.964 di tengah macetnya negosiasi antara AS dan Iran serta kenaikan inflasi tahunan Prancis yang mencapai 3 persen pada  September, level tertinggi sejak Februari 2024. 

Sektor keuangan seperti BNP Paribas yang turun 2,5 persen dan AXA yang kehilangan 2,2 persen ikut menekan indeks, menjadikan CAC 40 sebagai indeks dengan penurunan bulanan terdalam yaitu sebesar 5,2 persen.

Sementara di Milan, indeks FTSE MIB turun sebesar 0,8 persen ke level 51.372 akibat tekanan pada sektor keuangan besar serta dinamika merger bank di Milan, seperti Monte dei Paschi yang turun 1,4 persen dan Banco BPM yang turun 2,1 persen. Meskipun demikian, indeks FTSE MIB tetap membukukan kenaikan kuartalan sebesar 0,8 persen.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya