Berita

Drama musikal fantasi original Indonesia bertajuk Sirena: Air Mata dari Lautan digelar di Balai Sarbini, Jakarta. (Foto: Istimewa)

Umum

Drama Musikal Sirena Digelar di Balai Sarbini

Libatkan Penyandang Disabilitas
RABU, 30 SEPTEMBER 2026 | 22:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Shine Era Entertainment menghadirkan drama musikal fantasi original Indonesia bertajuk Sirena: Air Mata dari Lautan di Balai Sarbini, Jakarta, pada 9-10 Oktober 2026 dengan melibatkan para penyandang disabilitas.

Pertunjukan yang memadukan musik, drama, koreografi, tata artistik, multimedia, serta imajinasi dunia bawah laut dan daratan dengan sentuhan kultur lokal Indonesia menargetkan sebanyak 4.400 penonton dalam empat kali show selama dua hari.

Disutradarai Djaelani M, Sirena mengangkat kisah fantasi yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga membawa pesan mengenai hubungan manusia dengan alam. Pertunjukan tersebut turut memadukan unsur seni urban dan teknologi untuk membangun pengalaman visual dunia bawah laut di atas panggung.


Dalam penyelenggaraan pentas drama musikal ini turut dilakukan kolaborasi dengan Suku Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Pusat, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), dan PT MRT Jakarta (Perseroda).

Istri Menteri Sosial RI, Fatma Saifullah Yusuf mengapresiasi keterlibatan anak-anak dari kelompok rentan dalam pertunjukan tersebut. 

Menurutnya, drama musikal seperti Sirena dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk menikmati karya seni sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap industri kreatif.

"Saya sangat bangga, sangat terharu ketika saya mendengar ada sekitar 7-10 anak disabilitas pemain musik," kata Fatma, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 30 September 2026.

Fatma berharap, keterlibatan tersebut tidak berhenti pada kesempatan menjadi penonton, tetapi dapat berkembang menjadi peluang bagi penyandang disabilitas untuk terlibat langsung dalam industri kreatif, termasuk sebagai pemain musik maupun pemeran.

"Kami bersama Dharma Wanita dari kementerian akan ikut memfasilitasi anak-anak kurang mampu, penyandang disabilitas, hinga anak berprestasi untuk bisa menonton pentas dra musikal ini," kata Fatma.

Direktur Shine Era Entertainment, Mikhalouda menjelaskan, salah satu pesan yang ingin disampaikan melalui Sirena adalah pentingnya saling mendukung ketika menghadapi kekurangan satu sama lain. 

Ia menyebut, keterlibatan penyandang disabilitas sebagai pemain musik menjadi bagian penting dari proses kreatif pertunjukan.

"Yang ingin kita tekankan di dunia Sirena adalah saling back up apabila ada kekurangan satu sama lain," kata Mikhalouda.

Sementara itu, aktris kenamaan Indonesia yang menjadi salah satu pemeran Sirena, Widi Mulia menuturkan, cerita dalam pertunjukan tersebut juga membawa pesan tentang waktu, keluarga, harapan, dan pentingnya melepaskan sekaligus percaya terhadap proses kehidupan.

"Buka seluas-luasnya akses untuk mengenyam, untuk menyerap pendidikan dan bermimpi, berimajinasi," pungkas Widi. 

Melalui Sirena: Air Mata dari Lautan, Shine Era Entertainment berharap pertunjukan tersebut dapat ikut mendorong perkembangan industri drama musikal Indonesia, sekaligus memberikan dampak bagi ekosistem ekonomi kreatif dan membuka ruang bagi talenta muda di Tanah Air.

Tiket Sirena: Air Mata dari Lautan tersedia melalui Kiostix. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp +62 831 3420 2534. Pembaruan mengenai pertunjukan juga tersedia melalui Instagram @shineera.entertainment.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya