Berita

BPJS Kesehatan. (Foto: Istimewa)

Parlemen

Fahira Idris Dukung Suntikan Dana Rp20 Triliun untuk BPJS Kesehatan

RABU, 30 SEPTEMBER 2026 | 21:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Langkah pemerintah menyiapkan tambahan anggaran Rp20 triliun untuk memperkuat keuangan BPJS Kesehatan dan menjaga kesinambungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diapresiasi.

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengatakan, suntikan dana tersebut  penting agar pembayaran kepada fasilitas kesehatan tetap terjaga dan masyarakat tidak mengalami gangguan dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

“Terutama memastikan rumah sakit dan fasilitas kesehatan tetap memperoleh pembayaran sehingga pelayanan kepada peserta tidak terganggu," kata Fahira  di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu  30 September 2026.


Menurut Senator Jakarta ini, keputusan tersebut sekaligus perlu dijadikan momentum memperkuat ketahanan JKN dalam jangka menengah dan panjang. 

Tantangan pembiayaan JKN diketahui tidak berdiri pada satu faktor. Pemerintah sendiri telah mengidentifikasi peningkatan utilisasi pelayanan, kolektibilitas iuran, dinamika manfaat dan tarif, potensi inefisiensi dan fraud, serta kebutuhan memperkuat upaya promotif-preventif sebagai bagian dari risiko keberlanjutan program.

Karena itu, Fahira menyampaikan enam catatan agar tambahan anggaran tersebut tidak hanya menyelesaikan kebutuhan arus kas saat ini, tetapi sekaligus menjadi pijakan memperkuat JKN secara berkelanjutan.

Enam catatan tersebut adalah pastikan pencairan dana tepat waktu dan langsung memperkuat kelancaran pembayaran kepada fasilitas Kesehatan, susun peta jalan ketahanan pembiayaan JKN untuk beberapa tahun ke depan.

Berikutnya, melakukan strategi khusus untuk mengaktifkan kembali peserta yang tidak aktif secara tersegmentasi, perkuat ketepatan sasaran Penerima Bantuan Iuran tanpa memutus akses masyarakat yang memang berhak, percepat efisiensi pembiayaan tanpa mengurangi layanan medis yang memang dibutuhkan pasien.

"Terakhir, jadikan tambahan Rp20 triliun juga terasa dalam peningkatan mutu layanan peserta," pungkas Fahira.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya