Berita

Kementerian Perindustrian. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Industri

Super El Nino Mulai Berdampak: IKI September Masih Ekspansi tapi Melambat

RABU, 30 SEPTEMBER 2026 | 20:37 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Industri pengolahan nasional masih berada dalam fase ekspansi pada September 2026. Namun, kinerjanya mulai melambat, salah satunya akibat dampak super El Nino yang mulai dirasakan sejumlah subsektor industri.

Industri pengolahan mencatat indeks 51,93 pada September 2026. Angka tersebut turun 0,37 poin dibandingkan Agustus 2026 yang berada di level 52,30.

Jika dibandingkan dengan September 2025, indeks tersebut juga melambat 1,09 poin dari 53,02.


"Industri pengolahan pada bulan September 2026 masih ekspansi dengan indeks sebesar 51,93. Nilai indeks ini sedikit melambat sebesar 0,37 poin dibandingkan dengan bulan Agustus 2026," ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arief, Rabu, 30 September 2026. 

Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, sebanyak 15 subsektor masih mengalami ekspansi dan delapan subsektor mengalami kontraksi. Subsektor yang ekspansi tersebut memiliki kontribusi 84,4 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas berdasarkan PDB triwulan II-2026.

Kondisi tersebut turut dipengaruhi berbagai perkembangan selama September, baik dari dalam maupun luar negeri. Selain kenaikan harga BBM dunia akibat konflik di Timur Tengah, Kementerian Perindustrian mencatat dampak super El Nino mulai dirasakan sejumlah industri.

"Di dalam negeri juga ada beberapa hal yang menurut kami yang perlu mendapat perhatian yang berpengaruh terhadap kinerja industri, beberapa di antaranya adalah dampak super El Nino terhadap industri," jelasnya.

Dari tiga komponen pembentuk Indeks Kepercayaan Industri (IKI), pesanan baru justru mengalami percepatan 0,27 poin menjadi 53,40. Namun, produksi melambat 1,32 poin menjadi 53,78, sementara persediaan produk turun 0,57 poin dan masih berada dalam fase kontraksi dengan indeks 45,45.

Perlambatan juga terlihat pada industri berdasarkan orientasi pasarnya. IKI perusahaan berorientasi ekspor berada di level 52,60, turun 0,49 poin dari Agustus yang sebesar 53,09.

Sementara IKI perusahaan berorientasi domestik mencapai 50,94, masih dalam fase ekspansi meski turun 0,19 poin dibandingkan Agustus yang sebesar 51,13.

Kemenperin mencatat, kenaikan biaya logistik akibat harga BBM pengiriman turut menekan industri berorientasi ekspor. Kondisi tersebut membuat industri cenderung menahan pengiriman meski permintaan ekspor masih tinggi.

Di sisi domestik, sejumlah subsektor juga masih menunggu perkembangan kebijakan insentif dan kondisi pasar. Situasi itu membuat sebagian produk masih ditahan di gudang, sementara produksi sedikit dikurangi karena persediaan masih tersedia.

Meski demikian, optimisme pelaku usaha terhadap kondisi industri dalam enam bulan ke depan justru meningkat 0,8 persen menjadi 67,4 persen. Persentase pelaku usaha yang pesimistis juga turun 0,2 persen menjadi 5,8 persen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya