Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: RMOL)

Politik

Tak Bakal Ada Kekacauan Jika Gibran Lengser

RABU, 30 SEPTEMBER 2026 | 14:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tidak bakal ada kekacauan yang memicu gelombang krisis politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana dan 11 orang lainnya terkait terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Demikian penegasan Sastarawan Politik Ahmad Khozinudin, dikutip Rabu 30 September 2026.

Malam ini MK akan kembali menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 terkait keabsahan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka.


"Mayoritas rakyat santai saja," kata Khozinudin.

Menurut Khozinudin, sikap mayoritas rakyat itu berbeda dengan pengamat politik Rocky Gerung yang menilai bahwa jika MK mengabulkan gugatan terkait syarat pendidikan atau ijazah Gibran Rakabuming Raka, maka berpotensi memicu gelombang krisis politik yang luas.

Sebelumnya, kata Khozinudin, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra juga mengaku tidak bisa membayangkan dan khawatir akan terjadinya kekacauan atau kebingungan ketatanegaraan jika MK mengabulkan gugatan terkait syarat pendidikan dan keabsahan ijazah Gibran Rakabuming Raka.

"Jadi tak ada rakyat yang khawatir saat Gibran dibatalkan status Cawapresnya," kata Khozinudin.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya