Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bursa

Trump Bikin Harga Minyak Mendekati 104 Dolar AS Lagi

RABU, 30 SEPTEMBER 2026 | 11:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak kembali menanjak setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah adanya rencana pelonggaran sanksi terhadap Iran. 

Pada perdagangan awal Rabu, 30 September 2026, harga minyak mentah Brent naik 1,14 Dolar AS atau 1,11 persen menjadi 103,73 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 34 sen atau 0,38 persen menjadi 89,72 Dolar AS per barel.

Kenaikan ini terjadi sehari setelah harga minyak tertekan oleh tanda-tanda pemulihan pasokan dari Timur Tengah. Meski ekspor mulai kembali normal, kondisi di kawasan tersebut masih menjadi sumber ketidakpastian bagi pasar.


Brent berada di jalur kenaikan sekitar 14 persen sepanjang September, yang akan menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Juli. WTI juga diperkirakan naik sekitar 4 persen bulan ini setelah sebelumnya menembus 106 Dolar AS per barel, level tertinggi sejak Mei.

Dari sisi pasokan, ekspor minyak mentah dari produsen Timur Tengah mencapai 16,328 juta barel per hari pada September, tertinggi sejak konflik AS-Israel dengan Iran dimulai pada akhir Februari. Pengiriman minyak melalui Selat Hormuz juga telah mencapai level tertinggi sejak Februari.

Pasar juga mencermati rencana AS terkait ekspor diesel. Pembatasan ekspor berpotensi membuat pasokan diesel di dalam negeri meningkat dan mendorong kilang AS mengurangi pengolahan minyak mentah. Jika terjadi, kondisi tersebut dapat menekan permintaan minyak.

Sementara itu, Qatar masih mendorong komunikasi antara AS dan Iran untuk mencari kesepakatan. Namun, Trump membantah laporan bahwa dirinya menawarkan keringanan sanksi kepada Iran. 

Investor kini menunggu data persediaan minyak AS dari Energy Information Administration (EIA) untuk melihat apakah kenaikan harga minyak masih mendapat dukungan dari kondisi pasokan dan permintaan.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya