Berita

Presiden AS Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube White House)

Global

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

RABU, 30 SEPTEMBER 2026 | 09:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat langkah tak biasa dalam kebijakan teknologi dengan memerintahkan pemerintahannya berhenti menggunakan istilah artificial intelligence (AI) dan menggantinya dengan super intelligence atau kecerdasan super. 

Perintah tersebut ditandatangani Trump pada Selasa, 29 September 2026, waktu setempat, dengan judul “Inaugurating The Era Of Super Intelligence,” atau “Meresmikan Era Kecerdasan Super”. Gedung Putih menyatakan istilah baru itu harus digunakan seluruh departemen dan lembaga pemerintah dalam komunikasi resmi, kebijakan, serta berbagai dokumen.

Trump juga mengatakan perubahan tersebut telah resmi dilakukan.


“Kami telah secara resmi mengubah namanya hari ini,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, dikutip dari CNBC International, Rabu, 30 September 2026.

Menurut Trump, istilah baru itu dipilih setelah mendapat dukungan dari para pemimpin industri teknologi yang hadir dalam jamuan makan siang di Gedung Putih. Namun, dokumen yang ditandatangani para eksekutif tersebut sebenarnya merupakan pernyataan prinsip mengenai tanggung jawab dan keselamatan teknologi, bukan dokumen yang secara resmi mengubah nama AI.

Dalam dokumen berjudul “White House Accord on Super Intelligence”, para pemimpin teknologi berkomitmen mengembangkan teknologi secara aman dan membangun kepercayaan publik. Mereka juga menyepakati penerapan kontrol internal serta pertemuan rutin untuk membahas standar keselamatan.

Dokumen itu ditandatangani sejumlah tokoh teknologi, termasuk CEO Google Sundar Pichai, CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk, CEO Anthropic Dario Amodei, CEO Meta Mark Zuckerberg, Presiden OpenAI Greg Brockman, serta CEO Nvidia Jensen Huang.

Ketika ditanya apakah kesepakatan tersebut memiliki kekuatan hukum, Trump menyebutnya sebagai sesuatu yang “mengikat secara moral”. Ketua DPR AS Mike Johnson mengatakan dokumen tersebut merupakan “pernyataan prinsip” dan berisi komitmen sukarela dari industri teknologi.

Langkah Trump muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran publik AS terhadap perkembangan AI. Survei Quinnipiac yang dilakukan pada 24-27 September menunjukkan 25 persen responden menyetujui cara Trump menangani isu AI, sedangkan 58 persen menyatakan tidak setuju. Survei tersebut memiliki margin of error 3,8 poin persentase.

Trump sendiri tetap menekankan pentingnya mempertahankan keunggulan AS atas China dalam persaingan teknologi AI. Sementara itu, Senator AS Mark Warner mengkritik pendekatan tersebut dan mengatakan perubahan istilah tidak menyelesaikan risiko yang muncul dari perkembangan AI.

“Mengubah apa yang kita sebut kecerdasan buatan tidak menyelesaikan risiko nyata yang muncul seiring dengan semakin canggihnya sistem AI,” kata Warner.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya