Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bursa

Laba Moncer, Pendapatan GEMS Tembus Rp26,60 Triliun

RABU, 30 SEPTEMBER 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS), emiten pertambangan batu bara Grup Sinar Mas, mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid sepanjang semester I 2026. Pendapatan dan laba bersih perseroan sama-sama tumbuh signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Mengacu laporan keuangan perseroan yang dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 30 September 2026, GEMS membukukan pendapatan sebesar 1,49 miliar Dolar AS atau setara Rp26,60 triliun sepanjang Januari-Juni 2026. Pendapatan tersebut tumbuh 30,65 persen secara tahunan dari 1,14 miliar Dolar AS atau Rp20,36 triliun pada semester I 2025, dengan asumsi kurs Rp17.857 per Dolar AS.

Pertumbuhan pendapatan terutama ditopang segmen pertambangan batu bara yang mencatat penjualan 1,49 miliar Dolar AS, naik 31,08 persen secara tahunan. Sementara segmen perdagangan batu bara menyumbang pendapatan 4,03 juta Dolar AS.


Dari sisi pasar, ekspor masih menjadi sumber utama penjualan GEMS. Sepanjang semester I 2026, penjualan ekspor mencapai 884,85 juta Dolar AS, sedangkan penjualan di pasar domestik sebesar 610,43 juta Dolar AS.

Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok penjualan juga meningkat menjadi 982,06 juta Dolar AS dari 743,33 juta Dolar AS pada semester I 2025.

Meski demikian, laba kotor GEMS tetap tumbuh menjadi 513,22 juta Dolar AS dari 401,08 juta Dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Setelah memperhitungkan berbagai beban dan pajak, laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih GEMS mencapai 219,96 juta Dolar AS, setara Rp3,93 triliun. Angka tersebut melonjak 45,02 persen secara tahunan dari 151,67 juta Dolar AS pada semester I 2025.

Dari sisi neraca, total aset GEMS per akhir Juni 2026 mencapai 1,43 miliar Dolar AS, naik dari 1,19 miliar Dolar AS pada akhir 2025.

Liabilitas perseroan juga meningkat menjadi 580,42 juta Dolar AS dari 488,01 juta Dolar AS. Sementara itu, ekuitas GEMS tercatat 852,70 juta Dolar AS, naik dari 708,58 juta Dolar AS per akhir Desember 2025.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya