Berita

Salah satu UMKM binaan Pertamina. (Foto: Humas Pertamina)

Energi

Pertamina Terus Dorong UMKM Binaan Bisa Naik Kelas

RABU, 30 SEPTEMBER 2026 | 05:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Puluhan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) mendapatkan pembekalan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi temu bisnis dengan calon pembeli dari dalam dan luar negeri.
 
Pembekalan ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendampingi UMK agar semakin siap memperluas pasar dan naik kelas. Melalui rangkaian program Pertamina SMEXPO, UMK terpilih akan difasilitasi untuk mengikuti temu bisnis (business matching) dengan calon pembeli korporasi nasional dan internasional pada Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang.
 
Pertamina SMEXPO merupakan program pembinaan UMK yang mendorong perluasan akses pasar melalui berbagai kegiatan, mulai dari bazar, pameran ritel, temu bisnis, hingga pemanfaatan platform digital.
 

 
Untuk mempersiapkan UMKM menghadapi peluang tersebut, Pertamina menggelar webinar bertema “Kiat Memenangkan Pembeli dalam Lima Menit” di Jakarta beberapa waktu lalu.
 
Pelatihan menghadirkan Puteri Indonesia Pendidikan 2009 sekaligus praktisi komunikasi, Zukhriatul Hafizah atau Fiza.
 
Dalam pelatihan tersebut, Fiza membekali peserta dengan kemampuan membangun kesan pertama, berkomunikasi secara profesional, serta mempresentasikan diri dan produk secara meyakinkan di hadapan calon pembeli.
 
Menurut Fiza, pertemuan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga kemampuan pelaku usaha dalam membangun kepercayaan melalui komunikasi dan pembawaan diri yang profesional.
 
“Penampilan yang rapi, bahasa tubuh, kontak mata, cara berbicara, serta kemampuan mendengarkan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan. Pelaku UMKM perlu mampu menunjukkan kualitas dirinya sekaligus memahami kebutuhan calon pembeli,” jelas Fiza dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 29 September 2026.
 
Ia juga menekankan pentingnya menyampaikan informasi produk secara jujur dan akurat, menghormati lawan bicara, menjaga kerahasiaan informasi, serta menawarkan solusi sesuai kebutuhan calon pembeli.
 
Keterampilan tersebut juga diperlukan dalam komunikasi bisnis melalui ruang digital. Pelaku UMKM perlu menjaga profesionalisme dalam berkomunikasi, menghormati privasi klien, serta menjaga citra usaha di media sosial.
 
Manager SMEPP PT Pertamina (Persero), Fety saat membuka pelatihan mengatakan, pembekalan tersebut merupakan bagian dari persiapan sebelum UMKM mengikuti business matching yang difasilitasi Pertamina.
 
“Kami berharap proses yang dimulai melalui pembekalan ini dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM, membuka peluang kerja sama, serta mendukung perkembangan usaha mereka dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” ujar Fety.
 
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan pendampingan UMKM dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui akses pasar, tetapi juga dengan meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menghadapi kebutuhan pasar yang semakin kompetitif.
 
“Pertamina terus mendorong UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, standardisasi, pengelolaan merek, pemanfaatan teknologi, serta kemampuan mempresentasikan dan memasarkan produknya, baik secara langsung maupun melalui kanal digital,” terang Baron.
 
Menurut Baron, kesiapan tersebut penting agar UMKM tidak hanya mampu mengikuti pameran, tetapi juga dapat memanfaatkan setiap pertemuan bisnis menjadi peluang kerja sama dan membuka pasar yang lebih luas.
 
“Pertamina berharap UMKM binaan dapat memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperkuat pengelolaan usaha, meningkatkan kualitas dan kapabilitas, membangun jejaring, serta memperluas akses pasar hingga ke tingkat nasional dan internasional,” tambah Baron.
 
Pendampingan tersebut diharapkan mendorong UMKM tumbuh menjadi usaha yang tangguh, mandiri, kreatif, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.
 
Program tersebut selaras dengan Asta Cita melalui penguatan kewirausahaan dan pengembangan usaha lokal yang tangguh, berdaya saing, serta mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
 

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya