Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo. (Foto: Dok. Kemensos)

Pemerintahan

Kemensos Buka Kanal Pengaduan Sekolah Rakyat, Identitas Pelapor Dijamin Rahasia

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 18:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Sosial (Kemensos) membuka kanal pengaduan resmi untuk pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR). Kanal ini disiapkan untuk menerima laporan terkait dugaan bullying, kekerasan, korupsi, pelecehan hingga penyalahgunaan wewenang.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan, kanal pengaduan terbuka bagi siswa, guru, orang tua, maupun masyarakat.

“Ini terbuka bagi siswa, guru, orang tua, dan masyarakat. Jadi kita akan buka pengaduan supaya kita enggak salah. Ini era keterbukaan,” kata Gus Ipul saat memimpin Rapat Koordinasi Sekolah Rakyat di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa, 29 September 2026.


Pengaduan dapat disampaikan melalui WhatsApp Lapor Kemensos di nomor 0887-7171-171 dengan melampirkan bukti berupa teks, foto, maupun video. Gus Ipul menegaskan, setiap laporan harus dipandang sebagai alarm dini, bukan ancaman.

“Aduan ini penting sebagai alarm dini. Bukan ancaman, tapi alarm. Dan setiap pengaduan harus kita respons, kita konfirmasi, kita validasi, kita verifikasi. Setiap laporan, setiap aduan adalah alarm. Jangan abaikan,” tegasnya.

Ia memastikan identitas dan data pelapor dijaga kerahasiaannya. Akses terhadap data pengaduan dibatasi hanya untuk Satgas Sekolah Rakyat, Menteri Sosial, dan Wakil Menteri Sosial. Dalam mekanismenya, laporan yang masuk akan dikategorikan melalui sistem SETARA dan mendapatkan nomor tiket untuk proses tindak lanjut.

Satgas Sekolah Rakyat kemudian melakukan verifikasi, termasuk pengecekan ke sekolah, wawancara dengan guru dan siswa, serta pengumpulan dokumentasi dan bukti lapangan. Gus Ipul juga meminta seluruh Kepala Sekolah Rakyat dan Kepala Sentra menyosialisasikan kanal pengaduan tersebut kepada siswa, guru, wali asuh, wali asrama, dan tenaga kependidikan.

“Mohon ini kepala sekolah dan kepala sentra untuk membantu sosialisasi ke seluruh jajaran,” tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya