Berita

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (Gaanas). (Foto: Dok. Pribadi)

Hukum

Gaanas Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun di Tengah Bencana Aceh

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 20:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (Gaanas) mendesak aparat penegak hukum mengaudit dan menyelidiki aliran dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang disebut mencapai Rp1 triliun.

Desakan itu disampaikan di tengah sorotan terhadap kondisi bencana hidrometeorologi dan kemiskinan di Aceh.

Juru bicara Gaanas Rifqy Maulana menilai besarnya alokasi Pokir tersebut perlu diperiksa karena berpotensi menggeser anggaran dari kebutuhan publik yang lebih mendesak.


“Di tengah eskalasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan deforestasi yang berulang kali melumpuhkan ekonomi warga Aceh, pemanfaatan dana Pokir Rp1 triliun justru didominasi proyek-proyek seremonial, pengadaan barang non-prioritas, serta komodifikasi fisik yang jauh dari mitigasi bencana,” kata Rifqy dalam keterangannya, Selasa, 29 September 2026.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya dugaan pengabaian terhadap aspek ekologis dalam pengelolaan anggaran daerah.

Selain Pokir, ia menyoroti penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh. Dana yang semestinya digunakan untuk mempercepat pembangunan, mengentaskan kemiskinan, dan mengurangi kesenjangan pascakonflik dinilai belum memberikan hasil optimal.

“Dana Otsus yang sejatinya ditujukan untuk akselerasi pembangunan, pengentasan kemiskinan, dan penyelesaian kesenjangan pascakonflik, kini justru terdegradasi menjadi sekadar ‘bancakan fiskal’ melalui skema Pokir,” ujarnya.

Ia juga mengaitkan persoalan anggaran dengan kondisi kemiskinan di Aceh. Mereka menilai besarnya transfer anggaran dari pemerintah pusat dan daerah belum berbanding lurus dengan penurunan angka kemiskinan.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu dilihat dari sisi ketepatan sasaran pengalokasian anggaran, termasuk integrasi Pokir dalam perencanaan pembangunan daerah.

Di sisi lain, Rifqy menyoroti penggunaan narasi sektarian dan anti-NKRI dalam merespons kritik terhadap pengelolaan anggaran Aceh. Ia menuding narasi tersebut berpotensi digunakan sebagai tekanan politik terhadap pemerintah pusat dan daerah.

Oleh karena itu, ia mendesak KPK, Kejaksaan Agung, dan Bareskrim Polri melakukan audit forensik serta penyelidikan menyeluruh terhadap aliran dana Pokir DPRA Rp1 triliun.

“Segera melakukan audit forensik dan penyelidikan menyeluruh terhadap seluruh paket aliran dana Pokir DPRA Rp1 triliun, termasuk mengusut dugaan ekosistem ijon proyek dalam komitmen kerja sama terselubung,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya