Berita

Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Parlemen

Komisi II DPR Resmi Bentuk Panja Revisi UU Pemilu

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 18:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi II DPR resmi mengesahkan pembentukan Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu.

Pengesahan Panja tersebut dilakukan melalui rapat internal Komisi II DPR  yang digelar di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 29 September 2026.

Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda mengatakan, pembentukan Panja merupakan tahapan formal dalam proses penyusunan dan revisi peraturan perundang-undangan.


"Kami telah menggelar rapat internal di Komisi II DPR yang hari ini secara formil telah mengesahkan Panitia Kerja Penyusunan Rancangan Undang-Undang Pemilu," kata Rifqinizamy.

Politikus NasDem ini menjelaskan, setelah Panja disahkan, proses revisi UU Pemilu selanjutnya akan dilakukan melalui Panja yang dibentuk di Komisi II DPR RI.

"Mulai hari ini, sebagaimana ketentuan undang-undang pembentukan peraturan perundang-undangan, proses revisi Undang-Undang Pemilu berjalan secara formil di DPR melalui Panja yang dibentuk di Komisi II DPR," jelasnya.

Rifqinizamy mengatakan, Komisi II DPR akan segera menyusun tahapan dan jadwal kerja Panja tersebut. 

Menurutnya, penyusunan jadwal akan dilakukan dalam rapat pada Senin mendatang. Jadwal tersebut nantinya akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

"Senin yang akan datang kami akan menyusun jadwalnya dan kami akan sampaikan secara terbuka kepada masyarakat melalui rekan-rekan media," tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya