Berita

Massa buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI, di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Massa Buruh Bubar Usai Sampaikan Aspirasi di DPR

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 17:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Massa buruh dari berbagai elemen yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa, 29 September 2026, mulai membubarkan diri dengan tertib.

Pantauan RMOL di lokasi, massa yang sebelumnya memadati gerbang Gedung Wakil Rakyat tersebut kini mulai berangsur meninggalkan lokasi aksi.

Adapun demo tersebut digelar untuk mengawal pembahasan dan rencana pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan.


Dalam aksinya, buruh menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kepastian kerja, upah, perlindungan pekerja, hingga jaminan pesangon.

Terdapat 11 tuntutan yang disampaikan buruh, mulai dari mewujudkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang pro terhadap buruh, menjamin kepastian kerja dan hak upah, melindungi pekerja platform, hingga memperkuat serikat pekerja dan kebebasan berserikat.

Buruh juga menuntut jaminan hak pesangon, perlindungan terhadap buruh perempuan dan pekerja rentan, serta program upskilling dan reskilling di tengah peralihan menuju teknologi dan otomatisasi.

Perwakilan massa buruh juga diterima oleh Pimpinan DPR RI untuk beraudiensi di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. DPR berjanji akan menindaklanjuti aspirasi dan tuntutan buruh terkait RUU Perlindungan Ketenagakerjaan.

“Semua yang disampaikan oleh para serikat pekerja yang tergabung dalam koalisi besar ini, tentu akan kita tindak lanjuti,” kata Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa usai audiensi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya