Berita

Menteri Hukum Supratman (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Pemerintahan

Menkum: 83.960 Posbankum Bantu Negara Hemat Rp1,2 Triliun

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 16:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan keberadaan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) dinilai membantu negara menghemat anggaran hingga Rp1,2 triliun.

Dia menjelaskan, dari sekitar 83.960 Posbankum yang telah terbentuk di seluruh Indonesia, tercatat sekitar 16.000 aduan masyarakat yang masuk. 

Sebanyak 14.000 kasus di antaranya dapat diselesaikan melalui mekanisme mediasi dengan pendekatan restorative justice.


"Dan kira-kira kalau ini seandainya terus ke pengadilan, maka dengan restorative justice ini, negara bisa menghemat 1,2 triliun dari penyelesaian kasus apa namanya, 14.000 kasus yang kita selesaikan lewat mekanisme mediasi," kata Supratman usai menghadiri rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 29 September 2026.

Sementara itu, sekitar 2.000 kasus lainnya akan diteruskan melalui proses bantuan hukum gratis. 

Kasus yang paling banyak ditangani Posbankum antara lain sengketa tanah antar tetangga, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta perkara-perkara ringan yang masih dapat diselesaikan melalui mediasi.

"Dan sekali lagi saya katakan bahwa yang paling penting di antara mediasi itu, pendekatan restorative justice adalah pemulihan kondisi sosial masyarakat yang bisa pulih itu tanpa harus lewat proses berlanjut ke penegakan hukum," ujarnya.

Supratman menambahkan, Posbankum melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, paralegal, serta kepala desa atau lurah yang berperan sebagai hakim juru damai desa. 

Menurutnya, model penyelesaian tersebut sejalan dengan pendekatan restorative justice dalam penyusunan KUHAP baru.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya