Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bursa

Dua Saham Ini Anteng, Tapi Aktivitas Perdagangan Memanas di Sesi I

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 14:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pergerakan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) pada perdagangan Selasa siang 29 September 2026 menunjukkan pola yang relatif serupa. 

Keduanya bertahan di level penutupan perdagangan sebelumnya, tetapi aktivitas transaksi siang ini meningkat cukup signifikan.

Pantauan RMOL berdasarkan data bursa, saham CUAN tercatat di level 910 pada pukul 14.28 WIB, sama dengan penutupan perdagangan Senin 28 September 2026. Sepanjang perdagangan, saham ini bergerak pada rentang 835 hingga 905 berdasarkan data yang tersedia, dengan volume transaksi mencapai 594,37 juta saham dan nilai transaksi Rp516,64 miliar. Frekuensi transaksi mencapai 42.163 kali.


Dibandingkan sehari sebelumnya, aktivitas CUAN meningkat cukup tajam. Volume perdagangan pada 28 September tercatat 315,96 juta saham dengan nilai Rp292,41 miliar dan frekuensi 21.975 kali. Artinya, hingga sekitar pukul 14.28 WIB, volume transaksi CUAN sudah hampir dua kali lipat dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

CUAN merupakan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk, perusahaan yang berafiliasi dengan PT Barito Pacific Tbk. Pengendali utama Petrindo adalah Prajogo Pangestu. Bisnis Petrindo mencakup pertambangan batu bara termal dan metalurgi, emas, perak, serta pasir silika. Perseroan juga memiliki bisnis jasa pertambangan, infrastruktur energi, hingga pembangkit listrik.

Sementara itu, saham BREN milik PT Barito Renewables Energy Tbk juga bertahan di level 3.030 pada pukul 14.32 WIB, sama dengan penutupan perdagangan sehari sebelumnya. Saham ini sempat bergerak pada rentang 2.890 hingga 3.010.

Meski harga BREN relatif tidak berubah, aktivitas perdagangannya meningkat. Volume transaksi mencapai 7,59 juta saham dengan nilai Rp22,26 miliar dan frekuensi 3.397 kali. Pada perdagangan 28 September, volume BREN tercatat 4,998 juta saham, nilai transaksi Rp15,16 miliar dan frekuensi 2.223 kali.

BREN merupakan emiten energi terbarukan yang menjadi bagian dari Grup Barito Pacific. Perusahaan memiliki mayoritas kepemilikan di Star Energy Geothermal Holding yang bergerak di sektor panas bumi, serta memiliki bisnis energi angin melalui Barito Wind Energy. Dengan demikian, karakter bisnis BREN berbeda dengan CUAN yang lebih banyak bertumpu pada pertambangan dan jasa terkait energi-mineral. 

Dari sisi perdagangan, CUAN terlihat jauh lebih ramai. Hingga sekitar pukul 14.30 WIB, volume CUAN mencapai sekitar 594 juta saham, berbanding 7,59 juta saham BREN. Nilai transaksinya juga jauh lebih besar, yakni sekitar Rp516,64 miliar dibandingkan Rp22,26 miliar pada BREN.

Peningkatan aktivitas belum diikuti perubahan harga penutupan. Baik CUAN maupun BREN masih berada pada level penutupan perdagangan sebelumnya. Perbedaannya terutama terlihat pada intensitas transaksi, dengan CUAN mencatat volume, nilai transaksi dan frekuensi yang jauh lebih besar.


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya