Berita

Joko Widodo bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Foto: Dok PSI)

Politik

Kesaktian Jokowi Bawa PSI Lolos Parlemen Masih Sebatas Asumsi

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 12:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bergabungnya Joko Widodo ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyisakan perdebatan mengenai seberapa kuat pengaruh atau Jokowi effect terhadap elektabilitas partai tersebut menuju Pemilu 2029.

Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan, setidaknya terdapat dua pandangan yang berkembang. Pandangan pertama meyakini pengaruh Jokowi masih kuat dan mampu mengantarkan PSI lolos ke parlemen, bahkan meraih suara besar pada 2029.

"Mazhab yang satunya lagi meyakini sebaliknya. Jangankan menang besar, bawa PSI lolos ke parlemen pun akan sulit sekalipun Jokowi sudah total dan all out bekerja secara maksimal untuk memenangkan PSI," ujarnya lewat akun Instagram, Selasa, 29 Septeber 2026.


Menurut Adi, kedua pandangan tersebut memiliki argumentasi dan pendukung masing-masing. Perdebatan mengenai pengaruh Jokowi terhadap PSI pun masih berlangsung.

Namun, Adi mengingatkan bahwa pengaruh Jokowi terhadap perolehan suara PSI saat ini masih bersifat asumsi dan prediksi. Hasil sebenarnya baru dapat dilihat setelah Pemilu 2029.

Di luar perdebatan tersebut, Adi mengajak melihat rekam jejak perolehan suara PDI Perjuangan (PDIP) pada pemilu legislatif, baik ketika masih bersama Jokowi maupun setelah hubungan keduanya berpisah.

Berdasarkan data yang disampaikan Adi, PDIP memperoleh 14,03 persen suara pada Pileg 2009, ketika belum mengusung Jokowi. Pada 2014, saat pertama kali mengusung Jokowi, perolehan suara PDIP naik menjadi 18,95 persen. Angka tersebut kembali meningkat menjadi 19,33 persen pada 2019 ketika Jokowi kembali diusung.

Namun, setelah hubungan politik Jokowi dan PDIP berpisah, perolehan suara PDIP pada Pileg 2024 tercatat 16,73 persen.

Adi menekankan, perubahan perolehan suara PDIP tersebut tidak bisa disederhanakan semata-mata sebagai hasil kerja Jokowi ataupun PDIP. Keduanya memiliki kontribusi dalam dinamika politik dan elektoral pada setiap pemilu.

"Meski naik turunnya suara PDIP ini adalah kerja bareng PDIP dan Jokowi, tak bisa disederhanakan hanya hasil kerja satu pihak," katanya.

Karena itu, menurut Direktur Parameter Politik Indonesia itu, seberapa besar Jokowi effect terhadap PSI baru dapat diuji melalui hasil Pemilu 2029.

"Tinggal tunggu hasil Pileg 2029 soal Jokowi effect ke PSI," pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya