Berita

Diskusi FPPJ Bertajuk "Jakarta Bergerak From Scholl To Global City: Naik Transportasi Publik Bukan Sekadar Perjalanan, Tapi Gaya Hidup Global" diPerpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Istimewa)

Nusantara

FPPJ:

Tanamkan Budaya Transportasi Publik Sejak Usia Dini

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 12:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) mengajak para pelajar menggunakan bus sekolah gratis. Hal ini diharapkan bisa membantu menekan polusi udara.

Demikian disampaikan Ketua Umum FPPJ, Endriansyah dalam diskusi FPPJ bertajuk "Jakarta Bergerak From Scholl To Global City: Naik Transportasi Publik Bukan Sekadar Perjalanan, Tapi Gaya Hidup Global" di Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 28 September 2026. 

"Ketika anak-anak sekolah mulai terbiasa menggunakan transportasi publik, mereka sesungguhnya sedang belajar tentang kemandirian, kedisiplinan, menghargai waktu, serta adab dalam berinteraksi dengan sesama. Belajar mengantre, mendahulukan yang membutuhkan, menghormati orang lain, dan memahami bahwa ruang publik adalah milik bersama," kata Rian, sapaan Endriansyah.


Rian menegaskan, budaya menggunakan transportasi publik juga akan membantu mengurangi kemacetan, mempertemukan warga dari berbagai latar belakang, serta mempererat hubungan sosial masyarakat Jakarta.

Jakarta sebagai kota global bukan hanya tentang seberapa modern infrastrukturnya, tetapi juga tentang seberapa maju karakter dan peradaban warganya.

"Melalui transportasi publik, kita membangun peradaban dan bersama kita bergerak menuju Jakarta Global," kata Rian.

Bertindak sebagai keynote speech dalam diskusi tersebut, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim dengan menghadikan narasumber Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Mega Indahwati Tanangsa Tarigan; Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sarjoko; serta Kepala Pusat Kebijakan Strategis dan Pelayanan BP BUMD DKI Jakarta, Wahyudi.

Menurut Chico, Jakarta saat ini sudah memiliki konektivitas transportasi publik yang semakin baik. Berdasarkan data Dinas Perhubungan DKI Jakarta, tingkat konektivitas transportasi publik di Jakarta sudah mencapai lebih dari 90 persen.

"Artinya, ketika kita keluar rumah dan berjalan tidak sampai 500 meter, insyaAllah sudah bisa menemukan minimal JakLingko, Mini Trans, Transjakarta, bahkan LRT. Ini yang kemudian harus menjadi gaya hidup dan karakter warga Jakarta," kata Chico.

Chico menambahkan, kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh karakter masyarakatnya. Ia mencontohkan budaya menggunakan transportasi publik di negara-negara maju yang menurutnya sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

"Kalau di negara-negara maju, sudah tidak keren lagi punya mobil keren. Saya bisa ngomong begitu karena alhamdulillah punya kesempatan ketika muda kuliah di luar negeri. Saya alumni New York University, lulus tahun 1997," kata Chico.

Chico mengisahkan pengalamannya saat tinggal di New York. Penggunaan transportasi umum merupakan hal yang biasa dilakukan berbagai kalangan, termasuk sejumlah figur publik.

"Di New York, dulu pada zaman saya kuliah, ada bintang film terkenal seperti Sarah Jessica Parker dan Matthew Broderick. Saya pernah bertemu di subway, naik MRT New York. Saya juga pernah bertemu Bruce Willis menggunakan transportasi publik," kata Chico.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Mega Indahwati Tanangsa Tarigan menyampaikan, MRT Jakarta sudah menjalankan sejumlah program edukasi dan kolaborasi dengan sekolah untuk memperkenalkan transportasi publik kepada pelajar.

"Sudah melakukan banyak upaya-upaya, terutama berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan. Jadi, ada MRT Mengajar, kemudian ada juga kerja sama PKL, kemudian MRT Goes to School. Kemudian, ada juga program reguler seperti Edu Tour dan Edu Wisata," kata Mega.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya