Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bursa

IHSG Terperosok, 546 Saham Berguguran

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 09:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tekanan jual kembali mewarnai perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa pagi 29 September 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung bergerak di zona merah dan sempat tertekan hingga mendekati level 6.000.

Hingga sekitar pukul 09.15 WIB, IHSG tercatat turun 1,31 persen ke level 6.118,81. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.147,86.

Tekanan terlihat sejak awal sesi. IHSG sempat mencapai level tertinggi 6.126,61, sebelum melorot hingga 6.064,39. Setelah itu, indeks kembali bergerak di kisaran 6.100-an.


Pelemahan juga terjadi secara luas di pasar. Data perdagangan BEI menunjukkan 546 saham berada di zona merah, sementara hanya 119 saham yang menguat dan 298 saham lainnya stagnan.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar ikut menjadi perhatian. BBCA melemah 0,80 persen ke Rp6.175, sedangkan BBRI masih mampu menguat 0,32 persen menjadi Rp3.150. BYAN juga naik 0,63 persen ke Rp12.025.

Sementara itu, DCI tidak mengalami perubahan dan bertahan di level Rp198.000. Tekanan lebih dalam terlihat pada BREN yang turun 2,31 persen ke Rp2.960.

Pergerakan tersebut menunjukkan tekanan jual masih cukup kuat setelah IHSG pada perdagangan kemarin, Senin 28 September 2026 ditutup melemah 1,51 persen atau 94,03 poin ke level 6.147,86. Dengan tekanan yang kembali berlanjut pada awal perdagangan Selasa, pelaku pasar kini mencermati kemampuan IHSG bertahan di area 6.100.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya