Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bursa

Direktur BRMS Kembali Tambah Kepemilikan Saham di Tengah Tren Koreksi Pasar

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 09:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Adika Aryasthana Bakrie kembali menunjukkan komitmennya terhadap PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Putra Nirwan Bakrie sekaligus Direktur BRMS tersebut tercatat kembali memborong ratusan ribu lembar saham perseroan pada akhir pekan lalu.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia yang dikutip redaksi Selasa 29 September 2026, disebutkan bahwa transaksi pembelian saham tersebut dieksekusi pada tanggal 25 September 2026. Adika menambah kepemilikan langsungnya dengan memborong 372.400 lembar saham di tingkat harga Rp670 per saham.

Seluruh pembelian ini murni ditujukan untuk kepentingan investasi, dengan total dana yang digelontorkan mencapai sekitar Rp249,5 juta. Melalui tambahan tersebut, porsi kepemilikan saham langsung Adika di BRMS kini meningkat menjadi 1.122.900 lembar saham, dari posisi sebelumnya yang berada di angka 750.500 lembar.


Langkah ini menyusul aksi korporasi serupa yang dilakukannya beberapa hari sebelumnya. Pada 22 September 2026, Adika juga telah membeli 750.500 lembar saham di harga Rp665 per saham dengan nilai transaksi mencapai Rp499,08 juta.

Menariknya, aksi borong saham oleh jajaran direksi ini dilakukan di tengah tren pelemahan harga saham BRMS di pasar sekunder. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, saham emiten tambang tersebut tercatat mengalami koreksi sebesar 14,67 persen ke level Rp640 per lembar.

Namun begitu, minat investor institusi asing terhadap saham ini terpantau masih cukup kuat. Data perdagangan periode 21 hingga 25 September 2026 menunjukkan adanya aliran masuk dana asing bersih atau net foreign inflow sebesar Rp9,43 miliar pada saham BRMS. 

Keputusan manajemen untuk terus menambah porsi kepemilikan di tengah fase koreksi pasar ini tentu memberikan sinyal tersendiri bagi para pelaku pasar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya