Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bursa

PT Pos Indonesia Ajukan Penundaan Pembayaran Bunga Obligasi Rp11,75 Miliar

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 08:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Pos Indonesia (Persero) dengan kode emiten POST menyampaikan keterbukaan informasi penting kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Senin, 28 September 2026. Perusahaan mengumumkan permohonan penundaan untuk kewajiban pembayaran Bunga Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 Seri B yang ke-15.

Berdasarkan surat dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) tertanggal 14 September 2026, jadwal pembayaran bunga obligasi tersebut sejatinya jatuh tempo pada 25 September 2026 dengan nilai total mencapai Rp11.750.000.000,00 atau sekitar Rp11,75 miliar.

Kendati demikian, pihak manajemen melalui keterbukaan informasi menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat melunasi kewajiban bunga tersebut tepat waktu. Kondisi kas dan likuiditas perusahaan yang belum memungkinkan menjadi alasan utama tertundanya pembayaran.


Corporate Secretary PT Pos Indonesia (Persero), Iwan Gunawan, menegaskan bahwa perseroan terus berupaya melakukan berbagai langkah pemulihan. Upaya tersebut mencakup optimalisasi arus kas, penyediaan dana, serta menjalankan program transformasi demi memperbaiki kinerja guna memperkuat fundamental keuangan perusahaan ke depan.  

Manajemen juga berkomitmen penuh untuk menyelesaikan kewajiban tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Di tengah penundaan pembayaran ini, manajemen memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan secara menyeluruh, maupun kelangsungan usaha PT Pos Indonesia.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya