Berita

ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bursa

Wall Street Ambruk Tertekan Harga Minyak

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street kembali berada di bawah tekanan setelah kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi. 

Tekanan pasar semakin kuat karena imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat ikut meningkat, membuat investor lebih berhati-hati mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Pada penutupan perdagangan Senin, 28 September 2026, waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average turun 347,11 poin atau 0,67 persen menjadi 51.481,51. S&P 500 melemah 59,72 poin atau 0,77 persen ke 7.683,69, sedangkan Nasdaq Composite turun 248,34 poin atau 0,92 persen menjadi 26.820,38.


Penurunan S&P 500 menjadi yang terdalam dalam satu hari sejak 20 Agustus. Tekanan juga terlihat dari luasnya pelemahan saham, dengan jumlah saham yang turun dibandingkan saham yang menguat mencapai rasio 3,55 banding 1 di New York Stock Exchange dan 2,56 banding 1 di Nasdaq.

Harga minyak yang kembali berada di level tinggi menjadi salah satu perhatian utama pasar. Meski sempat turun dari level tertingginya, minyak kembali menguat dalam beberapa hari terakhir setelah harapan terhadap tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran memudar.

Kenaikan harga minyak dan diesel memicu kekhawatiran bahwa tekanan inflasi akan bertahan lebih lama. Kondisi tersebut turut mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS naik dan membuat investor semakin berhati-hati terhadap saham.

Tekanan terhadap saham juga diperkuat oleh meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan Oktober. Berdasarkan CME FedWatch, pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga setidaknya 25 basis poin sebesar 70,3 persen, naik dari 57,6 persen sepekan sebelumnya dan 17,7 persen sebulan lalu.

Di antara saham-saham utama, Boeing menjadi salah satu penekan terbesar Dow Jones dengan penurunan 6,9 persen. Saham perusahaan tersebut tertekan setelah Federal Aviation Administration (FAA) menunda sertifikasi Boeing 737 MAX 10 karena adanya masalah perangkat lunak yang baru terungkap.

Berbeda dengan mayoritas saham, Nvidia justru menguat 1,6 persen setelah perusahaan chip tersebut mengumumkan program pembelian kembali saham senilai 150 miliar Dolar AS, yang menjadi aksi buyback terbesar yang pernah diumumkan perusahaan. Sementara itu, saham Tesla turun 3,9 persen setelah JPMorgan memangkas target harga saham tersebut dengan alasan lemahnya pengiriman kendaraan pada kuartal III.

Investor kini menunggu sejumlah data ekonomi penting Amerika Serikat pekan ini, termasuk data inflasi dan pasar tenaga kerja. Perhatian pasar akan mengarah pada laporan ketenagakerjaan pemerintah yang dijadwalkan terbit Jumat, yang berpotensi menjadi salah satu pertimbangan dalam membaca arah kebijakan The Fed selanjutnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya