Berita

Pertemuan Aliansi Generasi Emas Nusantara) dengan Ombudsman RI, Senin, 28 September 2026. (Foto: Istimewa)

Sosial

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 03:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gabungan organisasi relawan Prabowo-Gibran (Aliansi Generasi Emas Nusantara) menyambangi Kantor Pusat Ombudsman Republik Indonesia untuk menyampaikan dukungan terhadap langkah pengawasan pada penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Dalam audiensi yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB, Senin, 28 September 2026, perwakilan relawan diterima oleh jajaran Ombudsman. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah temuan Ombudsman saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lapas Cibinong.

Koordinator gabungan relawan, Andri Sanusi, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman yang telah melakukan pemeriksaan langsung dan menemukan bukti terkait keberadaan sejumlah fasilitas di lingkungan lapas yang menjadi objek pemeriksaan.


Menurut Andri, temuan tersebut merupakan persoalan serius yang perlu ditindaklanjuti secara transparan dan menyeluruh. Terlebih, terdapat persoalan mengenai sejumlah barang atau fasilitas seperti pendingin ruangan (AC), kasur, meja dan kursi tamu, peralatan kebugaran, serta fasilitas lainnya yang sebelumnya menjadi bagian dari temuan atau pemeriksaan Ombudsman.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada Ombudsman. Ketika Ombudsman sudah turun langsung dan menemukan bukti di lapangan, maka temuan tersebut jangan berhenti sebatas hasil pengawasan. Harus ada tindak lanjut yang jelas dan transparan agar masyarakat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Andri.

Ia menilai persoalan mengenai keberadaan maupun hilangnya sejumlah barang yang sebelumnya ditemukan tersebut harus ditelusuri secara serius. Menurutnya, apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya tindakan menghilangkan, memindahkan, atau menyembunyikan barang yang berkaitan dengan temuan Ombudsman, maka persoalan tersebut perlu diteruskan kepada instansi yang berwenang untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran hukum.

“Kalau barang-barang yang sebelumnya ditemukan kemudian tidak lagi berada di tempatnya, tentu harus dijelaskan ke mana barang tersebut dipindahkan, siapa yang memindahkan, atas perintah siapa, dan apa dasar tindakannya. Jangan sampai temuan Ombudsman justru hilang begitu saja tanpa pertanggungjawaban,” tegas Andri.

Lanjut dia, apabila terdapat pejabat atau petugas yang terbukti melakukan pelanggaran, tindakan tersebut tidak hanya merugikan institusi, tetapi juga berpotensi mencoreng kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Gabungan relawan juga meminta agar pengawasan Ombudsman tidak berhenti di Lapas Cibinong. Mereka mendorong dilakukannya pengawasan yang lebih luas terhadap lembaga pemasyarakatan lainnya, terutama lapas yang dihuni oleh narapidana perkara korupsi.

Andri menilai pemeriksaan yang lebih luas penting untuk memastikan tidak terdapat praktik pemberian atau jual beli fasilitas khusus kepada narapidana tertentu karena kemampuan ekonomi, kedudukan, ataupun pengaruh yang dimilikinya.

“Kami meminta Ombudsman tidak hanya melakukan pengawasan di Lapas Cibinong. Lapas-lapas lainnya juga perlu diperiksa, terutama yang dihuni narapidana korupsi. Jangan sampai ada perlakuan istimewa ataupun fasilitas yang tidak sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya.

Gabungan relawan juga mendorong agar Ombudsman semakin diperkuat, sehingga hasil pengawasan dan pemeriksaannya dapat memperoleh tindak lanjut yang efektif dari instansi terkait.

Sementara itu, Wakil Koordinator Andreas menyampaikan pentingnya Ombudsman membuka ruang kemitraan yang semakin luas dengan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dapat memperkuat pengawasan sekaligus memberikan dukungan terhadap Ombudsman dalam mengawal kualitas pelayanan publik.

“Ombudsman membutuhkan dukungan masyarakat. Kami berharap terbuka ruang kemitraan dan komunikasi yang lebih luas sehingga masyarakat juga dapat berpartisipasi dalam mengawasi pelayanan publik,” ujar Andreas.

Gabungan organisasi relawan Prabowo-Gibran menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan semata-mata mengenai fasilitas di dalam lapas. Lebih jauh, hal ini menyangkut persamaan perlakuan terhadap warga binaan, integritas penyelenggara negara, transparansi pelayanan publik, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah dan penegakan hukum.

Karena itu, mereka berharap seluruh temuan Ombudsman di Lapas Cibinong dapat ditindaklanjuti secara terbuka, profesional, dan sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga, termasuk apabila ditemukan indikasi pelanggaran yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat atau instansi yang berwenang.


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya