Berita

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Foto: Istimewa)

Politik

Burhanuddin Muhtadi:

Di Tengah Polemik, Seskab Teddy Pasang Badan Saat Menteri Cari Aman

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 | 20:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi figur paling aktif di lingkaran istana dalam membangun komunikasi publik terkait agenda-agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

Teddy juga dianggap paling berani pasang badan membela kebijakan pemerintah di tengah sikap menteri lain yang kerap menghindar dari perhatian publik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.


Burhanuddin menyoroti intensitas komunikasi publik yang dilakukan Seskab Teddy. Menurutnya, Teddy merupakan sosok yang konsisten berada di garis terdepan dalam menyampaikan narasi agenda-agenda Presiden kepada masyarakat.

"Seskab Teddy yang paling banyak membangun komunikasi publik mengenai agenda-agenda Presiden. Ia selalu pasang badan untuk menjelaskan berbagai kebijakan Presiden secara langsung," ujar Burhanuddin kepada wartawan, Senin 28 September 2026.

Lebih lanjut, Burhanuddin mengkritik sikap sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih yang dinilainya cenderung mencari aman ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang kurang populer, atau berisiko menuai kritik masyarakat.

Ia memberi gambaran saat pemerintah menghadapi situasi dinamis, seperti sosialisasi kebijakan penataan anggaran program prioritas nasional, dinamika operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga isu efisiensi birokrasi dan penyesuaian regulasi di kementerian/lembaga. 

Ketika menteri sektor terkait kerap enggan tampil memberikan klarifikasi, kata Burhanuddin, Teddy justru menjadi pihak yang maju memberi penjelasan resmi demi meluruskan persepsi publik.

"Banyak menteri yang justru 'ngumpet' saat ada kebijakan yang kurang populer. Di saat-saat seperti itulah Seskab Teddy selalu tampil pasang badan bagi Presiden," pungkasnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya