Bantuan bertajuk "Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia" yang berlangsung pada periode Agustus-September 2026.(Foto: Dok. Tempo Scan)
Fenomena Godzilla El Nino atau El Nino dengan intensitas sangat kuat saat ini sedang terjadi di dunia, bahkan diperkirakan berpotensi menjadi terkuat dalam 150 tahun terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa fenomena alam ini diperkirakan akan bertahan hingga awal 2027.
Kondisi ini juga berdampak pada mundurnya awal musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi ini berpotensi memicu kekeringan panjang di 529 Zona Musim (ZOM) atau 61,08 persen yang mengalami kemunduran dari rerata klimatologisnya.
Menanggapi tantangan dan krisis kekeringan yang diperkirakan berlangsung lebih lama ini, Tempo Scan Group telah meluncurkan inisiatif bantuan kemanusiaan. Bantuan ini bertajuk "Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia" yang berlangsung pada periode Agustus-September 2026.
Program ini menyalurkan bantuan total 640.000 liter air bersih ke 80 titik prioritas terdampak di wilayah Jawa dan Sumatera. Wilayah yang menjadi fokus penanganan utama antara lain Sumatera Selatan, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.
Penyaluran air bersih dilakukan melalui kolaborasi erat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat guna memastikan pendistribusian air berjalan tepat sasaran. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari nilai inti perusahaan, yaitu Bertanggung Jawab (Responsibility) dan Bermanfaat (Usefulness).
Deputy Managing Director CCHC PT Tempo Scan Pacific Tbk, Winny Yunitawati menyampaikan, sebagai perusahaan 100 persen Indonesia yang telah dipercaya selama 73 tahun, tergerak untuk hadir secara nyata. Apalagi saat masyarakat Indonesia menghadapi kesulitan akses terhadap kebutuhan mendasar.
"Program Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mendukung kesehatan dan kualitas hidup mereka di tengah krisis kekeringan," kata Winny melalui keterangan tertulis, Senin 28 September 2026.
Pemerintah daerah dan otoritas penanggulangan bencana menyambut baik inisiatif Tempo Scan Group. Wali Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Arlan, mengungkapkan, kemarau ekstrem tahun ini berdampak sangat nyata pada ketersediaan air bersih di Prabumulih.
"Bantuan dari Tempo Scan Group menjadi langkah konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga," kata Arlan.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin menambahkan bahwa ancaman kemarau yang berkepanjangan membutuhkan respons cepat dan kolaborasi dari berbagai pihak.
“Bantuan pasokan air bersih ini sangat membantu, kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi kunci utama dalam menjaga ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat," kata Mujahid.