Berita

Ketua KPK, Setyo Budiyanto. (Foto: RMOL)

Hukum

Ketua KPK Pelototi Isu Lapas Cibinong

Terbuka Koordinasi dengan Ombudsman dan Kemen Imipas
SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 | 16:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memantau perkembangan isu temuan fasilitas khusus atau fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto mengatakan, lembaga antirasuah terbuka untuk berkoordinasi dengan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) maupun Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) terkait temuan tersebut.

"KPK terus memantau isu Lapas Cibinong dan terbuka untuk berkoordinasi dengan ORI dan Kemen Imipas," kata Setyo kepada wartawan, Senin 28 September 2026.


Pernyataan tersebut disampaikan di tengah temuan Ombudsman dalam inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Cibinong pada Rabu, 23 September 2026.

Dalam sidak tersebut, Ombudsman menemukan sejumlah bangunan hunian yang disebut sebagai rumah asimilasi. Bangunan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas, di antaranya sofa, televisi, kulkas, dan meja makan.

Ombudsman juga menemukan botol minuman keras di dalam salah satu kulkas, serta warga binaan yang berada di dalam bangunan tersebut.

Selain itu, Ombudsman menemukan sejumlah fasilitas lain di area Lapas Cibinong, seperti gym, kolam, simulator golf yang sedang dibangun, hingga area parkir kendaraan mewah.

Ombudsman sebelumnya meminta Kemen Imipas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap bentuk penyimpangan dan pelanggaran yang ditemukan.

Sementara itu, KPK telah menyatakan bahwa keberadaan fasilitas di luar standar perlu didalami karena berpotensi membuka ruang transaksi antara warga binaan dengan petugas yang dapat mengarah pada tindak pidana korupsi.

KPK juga mengingatkan bahwa tata kelola lapas merupakan salah satu area yang memiliki titik rawan korupsi, termasuk pungutan liar, suap, penyalahgunaan anggaran dan kewenangan, pengadaan barang dan jasa, serta risiko perlakuan istimewa terhadap narapidana tertentu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya