Berita

Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Menhaj Temui Prabowo di Istana, Bahas Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 | 14:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf tiba di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 28 September 2026 untuk menemui Presiden Prabowo Subianto.

Irfan mengatakan, dirinya akan melaporkan perkembangan pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 serta Undang-Undang Pengelolaan Keuangan Haji yang saat ini masih dimatangkan bersama DPR. 

“Kami akan melaporkan tentang perkembangan eee pembahasan BPIH, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji. Dan juga karena ini ee Undang-Undang Pengelolaan Keuangan Haji sedang diproses di DPR, juga kita akan mengharapkan direktif Presiden tentang ini,” ungkapnya kepada wartawan.


Terkait besaran biaya haji 2027, Irfan belum membeberkan angka yang diusulkan pemerintah karena pembahasan bersama DPR masih berlangsung.

“Nantilah, nanti kita sampaikan. Kita sedang diskusi terus dengan DPR tentang ini angkanya. Oke, ya,” ujarnya.

Irfan mengakui biaya penyelenggaraan haji secara keseluruhan berpotensi mengalami kenaikan. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah meningkatnya harga avtur yang turut memengaruhi komponen biaya penerbangan.

“Kalau biaya penyelenggaraan, biaya totalnya insyaallah pasti naik, karena ee dari segi avtur pun udah luar biasa kenaikannya. Tapi kita akan berusaha mencari, makanya saya tadi ee minta arahan Presiden bagaimana kita bisa tidak terlalu memberatkan kepada jemaah. Saya kira itu ya,” jelasnya.

Menurutnya, arahan Presiden sebelumnya untuk menurunkan biaya haji disampaikan sebelum terjadi perkembangan geopolitik Timur Tengah yang signifikan. 

Karena itu, Menhaj akan melaporkan perkembangan dan kondisi terbaru kepada Presiden dalam pertemuan hari ini.

“Ya, minta turun karena kemarin belum ada situasi eee geopolitik Timur Tengah yang luar biasa ini. Makanya saya lapor untuk, eh kepada beliau tentang perkembangan terakhir,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya