Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini)

Bisnis

IHSG Sesi I Tertekan, Sektor Teknologi Anjlok

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 | 12:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan sesi I, Senin 28 September 2026. Hingga jeda siang, IHSG melemah 60,458 poin atau 0,97 persen ke level 6.181,434.

IHSG sempat bergerak dalam rentang 6.174 hingga 6.241. Indeks dibuka di level 6.241 sebelum tekanan jual membawa pergerakan indeks ke area bawah sesi perdagangan.

Tekanan terlihat dari mayoritas saham yang diperdagangkan. Sebanyak 496 saham melemah, sementara 193 saham menguat dan sisanya bergerak stagnan.


Dari sisi transaksi, BBCA, BMRI, dan PACK menjadi tiga saham dengan nilai transaksi terbesar hingga penutupan sesi I.

Hampir seluruh sektor saham berada di zona merah. Sektor teknologi (IDXTECHNO) menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 4,10 persen. Berikutnya sektor barang baku (IDXBASIC) turun 1,56 persen, sektor siklikal (IDXCYCLIC) terkoreksi 2,70 persen, sektor infrastruktur (IDXINFRA) melemah 1,62 persen, dan sektor keuangan (IDXFINANCE) turun 1,13 persen.

Tekanan juga terjadi pada sektor properti (IDXPROPERT) yang turun 1,31 persen, sektor kesehatan (IDXHEALTH) melemah 0,73 persen, serta sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) yang turun 0,54 persen.

Di sisi lain, beberapa sektor masih mampu bertahan di zona hijau. Sektor energi (IDXENERGY) naik 0,69 persen, sektor industri (IDXINDUST) menguat 0,63 persen, dan sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) naik 0,25 persen.

Sejalan dengan pelemahan IHSG, sejumlah indeks utama juga terkoreksi. Indeks LQ45 turun 0,86 persen ke level 615,796, sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) melemah 0,60 persen menjadi 370,271.

Indeks IDX30 juga turun 0,90 persen ke level 341,052. Sementara indeks MNC36 terkoreksi 0,74 persen ke level 267,141.


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya