Berita

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Yan Permenas Mandenas (tangkapan layar dari YouTube TVP)

Politik

Komisi XIII DPR Pertanyakan Absennya Ombudsman hingga Menteri Imipas

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 | 12:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rapat Komisi XIII DPR RI bersama jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dan Kalapas Cibinong nonaktif terkait temuan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, dipertanyakan Komisi XIII DPR RI.

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Yan Permenas Mandenas, menyoroti ketidakhadiran Ombudsman RI dalam rapat tersebut. Padahal, Ombudsman merupakan pihak yang sebelumnya melakukan pemeriksaan dan menemukan persoalan fasilitas di Lapas Cibinong.

Menurut Yan, rapat menjadi kurang substansial karena pihak yang pertama kali menemukan persoalan justru tidak hadir untuk memberikan penjelasan mengenai hasil investigasinya. Selain itu, Yan juga menyayangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Impipas) Agus Andrianto tak dihadirkan dalam rapat.


"Ibaratnya kita rapat cuma formalitas numpang lewat doang. Ombudsman yang bikin masalah ini pertama tidak ada. Terus mitra kita dipanggil, kita mau dengar penjalasan dia apa, sedangkan dari mereka dulu baru timbul masalah. Terus Menterinya saja tidak ada. Ini tidak tuntas," kata Yan dalam rapat di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 28 September 2026.

Legislator Gerindra itu menilai kehadiran Ombudsman diperlukan agar Komisi XIII dapat memperoleh gambaran utuh mengenai temuan yang menjadi dasar evaluasi terhadap jajaran pemasyarakatan.

“Ibaratnya kita evaluasi apa di sini? Kita evaluasi kosongan atau evaluasi isinya. Saya pikir ini menjadi pertimbangan saya. Saya rasa yang buat masalah ini muncul di awal itu ada, supaya memberikan penjelasan dulu. Baru kita tarik benang marahnya,” tegas Yan.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menjelaskan bahwa pimpinan komisi telah bersurat kepada Ombudsman untuk menghadiri rapat. Namun, kehadiran Ombudsman masih membutuhkan persetujuan dari Komisi II DPR RI selaku komisi yang menjadi mitra kerja lembaga tersebut.

Willy mengatakan hingga rapat berlangsung, pihaknya belum menerima respons terkait permintaan tersebut. Ia menegaskan agenda rapat sejatinya untuk mendengarkan hasil investigasi Ombudsman, selain meminta penjelasan dari jajaran Ditjenpas dan Kalapas Cibinong nonaktif.

"Sekarang gimana per fraksi? Mau lanjut apa sesuai usul Pak Yan?" ujar Willy.

“Lanjut,” jawab peserta rapat.

Sebelumnya, Komisi XIII DPR RI memanggil jajaran Ditjenpas serta Kalapas Cibinong nonaktif untuk meminta penjelasan terkait temuan fasilitas mewah di lingkungan Lapas Cibinong.

Pemanggilan tersebut menjadi bagian dari evaluasi DPR terhadap pengelolaan lembaga pemasyarakatan menyusul temuan Ombudsman.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya