Berita

Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya (Tangkapan layar dari YouTube TVP)

Politik

Buntut Fasilitas Mewah, Komisi XIII Panggil Dirjenpas dan Kalapas Cibinong

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 | 12:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi XIII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Rapat digelar menyusul inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman RI ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu belakangan.

“Berdasarkan laporan sekretariat, sudah hadir, sudah lengkap ini ya 8 fraksi 20 anggota, jadi rapat bisa kita mulai," kata Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya saat membuka rapat di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 28 September 2026.


Willy mengatakan Komisi XIII sebenarnya ingin menghadirkan Ombudsman RI dalam rapat tersebut. Namun, pihaknya harus terlebih dahulu meminta izin kepada komisi mitra Ombudsman, yakni Komisi II DPR RI.

"Surat yang kami layangkan dari Komisi XIII DPR RI belum direspons oleh komisi yang bermitra dengan Ombudsman. Jadi Ombudsman, Ibu-Bapak, bukan mitra Komisi XIII, jadi secara aturan kami dari Komisi XIII harus meminta izin," katanya.

"Jadi hari ini belum ada respons sehingga Ombudsman RI belum dapat hadir untuk menyampaikan apa yang kita minta sebelumnya," sambungnya.

Dalam rapat tersebut, Plt. Dirjen Pemasyarakatan Mashudi turut hadir. Selain itu, Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto yang telah dinonaktifkan juga dihadirkan untuk memberikan keterangan.

Sebelumnya, Kementerian Imipas menonaktifkan lima pejabat Lapas Kelas IIA Cibinong buntut temuan fasilitas mewah di dalam lapas.
Penonaktifan dilakukan sekaligus untuk menginvestigasi temuan Ombudsman terkait fasilitas tersebut.

“Kami menonaktifkan 5 pejabat struktural yang diduga bertanggung jawab terkait peristiwa yang ditemukan oleh Ombudsman,” kata Inspektur Jenderal Kementerian Imipas Rudi Setiawan dalam konferensi pers, Sabtu, 26 September 2026.

Lima pejabat tersebut yakni Kalapas, Kepala Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan (Kasibinadik), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasikamtib), serta Kepala Urusan Umum Lapas.
Rudi mengatakan kelima pejabat tersebut akan langsung menjalani pemeriksaan.

“Akan kami lakukan pemeriksaan, bagaimana peristiwa atau kondisi yang terjadi sampai ditemukan dan sampai hari ini," katanya.

Sementara itu, Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan sebelumnya mengungkap adanya sejumlah bangunan dengan fasilitas lengkap dan mewah di area Lapas Cibinong.

Di area hunian tersebut bahkan terdapat fasilitas gym yang sedang dibangun hingga rencana pembangunan minigolf. Tim juga menemukan kulkas berisi botol minuman keras.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya