Berita

Ilustrasi parkir valet di salah satu mal di Jakarta. (Foto: istimewa)

Nusantara

Perda Parkir Perlu Direvisi Agar Tarif Valet Tak Bebani Konsumen

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 | 09:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fenomena tarif parkir mahal juga terjadi pada layanan valet di sejumlah pusat perbelanjaan dan hotel. Tarif layanan tersebut bahkan disebut bisa mencapai Rp250 ribu.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli meminta persoalan tarif parkir, khususnya layanan valet, menjadi perhatian bersama.

Menurut Taufik, keterbatasan lahan parkir memang menjadi salah satu alasan layanan valet dibanderol lebih mahal. Namun, kondisi tersebut tidak semestinya menjadi alasan untuk menetapkan tarif secara semaunya.


"Memang itu lahan parkir terbatas ya, tapi bukan berarti bisa pemungutan semaunya. Valet itu kan harganya memang tidak rendah ya," kata Taufik kepada RMOL, Senin, 28 September 2026.

Ia juga mengusulkan agar ketentuan mengenai tarif parkir, terutama layanan valet di pusat perbelanjaan besar, kembali dikaji melalui revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Parkir.

Menurutnya, penyesuaian tarif perlu mempertimbangkan kepentingan konsumen sekaligus potensi pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau valet yang di mal-mal besar, agak direvisi lagi Perda Parkir-nya. Supaya tidak memberatkan konsumen, tapi juga bisa menjadi sumber PAD yang memadai untuk Jakarta," ujarnya.

Taufik menilai tarif layanan valet perlu ditempatkan pada angka yang wajar, sehingga tidak terlalu membebani konsumen maupun menghilangkan potensi penerimaan daerah.

"Jadi tarif di pertengahan lah ya," pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya