Berita

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf di acara Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah 2026 (Foto: Kemenhaj)

Mikro

Expo Haji-Umrah Madiun Cetak Transaksi Rp5,7 Miliar, Produk Lokal Siap Tembus Saudi

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 | 09:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aktivitas ekonomi semakin menggeliat di Madiun saat pelaksanaan Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah 2026. Dalam tiga hari, transaksi di area pameran mencapai Rp5,7 miliar, sementara kerja sama dagang dengan Arab Saudi membuka peluang ekspor produk UMKM lokal.

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, mengatakan capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi yang dapat ikut bergerak dari penyelenggaraan haji dan umrah.

"Alhamdulillah, hari ini saya di Madiun bersama Pak Plt Wali Kota Madiun, Dirut Bank Jatim, semuanya telah bekerja sama untuk menyelenggarakan Expo Haji dan Umrah tahun 2026," ungkapnya usai mengikuti Sa'i Walk and Run di Stadion Wilis Kota Madiun, Minggu 27 September 2026.


Menurut Gus Irfan, nilai Rp5,7 miliar baru mencerminkan transaksi di dalam area pameran. Dampak terhadap hotel, transportasi, dan sektor usaha lainnya belum masuk dalam perhitungan.

"Laporan dari panitia, transaksi perputaran uang di dalam area pameran ini saja mencapai Rp5,7 miliar. Sementara perputaran yang di luar belum kita hitung, termasuk peningkatan okupansi hotel, transportasi, dan sektor lainnya," terangnya.

Peluang ekonomi juga diperluas melalui business matching yang mempertemukan eksportir Indonesia dengan importir dari Arab Saudi. Dari agenda tersebut, Kemenhaj memfasilitasi sejumlah MoU untuk pengiriman produk Indonesia ke pasar Saudi.

"Dalam business matching kemarin, kita sudah ada MoU dengan beberapa eksportir dari sini maupun importir dari Saudi untuk mengirim barang-barang dari Indonesia. Ini adalah awal dari upaya kita untuk menjalankan amanat Presiden, di mana beliau ingin agar perputaran uang haji dan umrah sebagian bisa kembali ke Indonesia," ujar Irfan.

Di sisi lain, Irfan mengingatkan calon jemaah haji mulai mempersiapkan kondisi fisik sejak dini. Menurutnya, masih tersedia waktu sekitar tujuh hingga delapan bulan untuk membangun kebugaran sebelum keberangkatan.

"Kick Off Manasik Haji Akbar Nasional sudah kita lakukan, saya minta jemaah mempersiapkan kesehatan fisiknya karena ibadah haji memerlukan fisik yang prima. Mulai dari hari ini, masih ada waktu sekitar tujuh hingga delapan bulan untuk benar-benar menyiapkan diri agar siap secara fisik," pesannya.

Sementara itu, pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) masih berlangsung bersama Komisi VIII DPR RI. Perubahan kebijakan di Arab Saudi, kenaikan biaya penerbangan, serta penyesuaian harga dari sejumlah vendor menjadi faktor yang diperhitungkan.

"Insya Allah minggu depan kita putuskan dengan Komisi VIII. Kita sedang berdiskusi terus karena memang ada perubahan-perubahan kebijakan di Saudi, serta situasi geopolitik yang berimbas pada biaya penerbangan yang terpaksa harus naik, dan beberapa vendor di Saudi juga meminta perubahan harga," tuturnya.

Kemenhaj selanjutnya akan membawa expo serupa ke Bali, Makassar, Yogyakarta, dan Jawa Tengah untuk memperluas manfaat ekonomi haji bagi UMKM.

"Selanjutnya kita akan ke Bali, Makassar, Jogja, dan Jawa Tengah. Karena kita ingin seluruh UMKM di Indonesia ikut merasakan berkah dari haji," pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya