Berita

Mantan Bendahara Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Habil Marati dikabarkan wafat. (Foto: Media Sosial)

Politik

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026 | 18:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kabar duka datang dari keluarga Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Mantan Bendahara PPP, Habil Marati dikabarkan meninggal dunia pada Minggu, 27 September 2026.

Informasi tersebut diperoleh redaksi melalui gambar ucapan duka yang beredar pada Minggu sore. Dalam informasi tersebut disebutkan Habil meninggal sekitar pukul 15.00 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.

kabar duka tersebut juga turut dibagikan mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu melalui akun X pribadinya.


"Kita kehilangan pejuang sejati. Insya Allah husnul khotimah. Selamat jalan Pak Habil. Alfatihah," tulis Said Didu.

Habil merupakan salah satu politikus senior PPP. Dia pernah dipercaya menjadi Bendahara Umum ketika PPP dipimpin Suryadharma Ali sebagai Ketua Umum.

Pasca konflik internal PPP, Habil tercatat dalam kepengurusan yang dipimpin Djan Faridz sebagai Wakil Ketua Umum.

Karier politik Habil juga pernah bersinggungan langsung dengan parlemen. Dia tercatat sebagai anggota DPR periode 1999-2004 dari Fraksi PPP dan pernah menjadi anggota MPR.

Di luar politik, Habil dikenal memiliki perhatian terhadap sepak bola nasional. Dia pernah menjadi manajer Timnas Indonesia pada ajang AFF 2012.

Habil juga pernah menjabat Wakil Ketua Bidang Perwasitan Badan Wasit Sepakbola Indonesia (BWSI) periode 2007-2011. Namanya kemudian masuk dalam bursa calon Ketua Umum PSSI pada 2013.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya