Berita

Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany. (Foto: Dok PKB)

Politik

PKB Hormati Hasil Muktamar ke-35 NU di Tengah Polemik Keabsahan

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026 | 07:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PKB meminta seluruh kader menghormati dan mematuhi hasil Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, di tengah munculnya riak-riak yang mempersoalkan keabsahan hasil forum tersebut. 

Partai besutan Muhaimin Iskandar itu menegaskan sikapnya untuk tetap menghormati keputusan Muktamar dan mengikuti garis partai.

“Kami menghormati sepenuhnya hasil Muktamar ke-35 NU di Jombang beberapa waktu lalu. Meskipun saat ini masih ada dinamika di kalangan nahdliyin di berbagai daerah yang mempertanyakan keabsahan hasil Muktamar kami meminta semua kader PKB untuk tidak terlibat dan fokus pada kerja pelayanan yang menjadi agenda besar partai,” ujar Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany, Minggu, 27 September 2026.


Najmi mengatakan riak-riak pasca muktamar Jombang masih terasa. Berbagai konten media sosial mulai dari podcast, meme, hingga clipper membahas keabsahan hasil muktamar traffick-nya masih relatif tinggi. 

“Apalagi beberapa waktu terakhir ada kasus hukum yang dikait-kaitkan dengan proses muktamar. Tetapi situasi ini merupakan hal yang wajar di era keterbukaan informasi,” katanya. 

Kendati demikian, lanjut Najmi PKB mempunyai garis kebijakan yang menghormati sepenuhnya hasil muktamar. Gari ini harus dipatuhi oleh semua kader partai baik di level pusat hingga daerah. 

“Sebagai partai yang lahir dari rahim NU, PKB ingin melihat PBNU dalam situasi teduh agar sama-sama bisa berkhidmat untuk umat dan rakyat Indonesia,” ujarnya. 

Najmi mengakui jika ada beberapa kader PKB yang ikut menyampaikan aspirasi mereka terkait dinamika PBNU di platfrom media sosial. Menurutnya hal itu adalah sikap personal yang tidak terkait dengan garis kebijakan partai. 
“Kami tahu dan ikut memantau berbagai pernyataan sebagian kader yang menyampaikan pendapatnya di berbagai platform media sosial terkait PBNU. Tetapi itu adalah pendapat pribadi dan tidak mewakili sikap partai” ujarnya. 

Politisi muda ini menghimbau para kader untuk mematuhi garis kebijakan partai terkait dinamika PBNU. Menurutnya DPP PKB akan memberikan sanksi tegas jika ada kader yang mengatasnamakan PKB mempertanyakan keabsahan hasil Muktamar ke-35 di Jombang. 

“Kami akan memberikan sanksi peringatan hingga pemecatan jika ada kader yang mbalelo dan tidak mematuhi garis kebijakan partai terkait dinamika PBNU saat ini,” pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya