Berita

Tangkapan layar video pengendara motor gede parkir di kawasan Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto: Instagram @jktluxe)

Nusantara

Tarif Parkir Gila-gilaan di Kawasan Gunawarman Bikin Resah

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026 | 04:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warganet dihebohkan dengan tarif parkir fantastis di Cafe Baked di kawasan Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @jktluxe, seorang pengendara motor gede terlihat kaget saat dimintai bayaran parkir oleh seorang pria berpakaian cokelat-cokelat dan bertopi.

Nominal tarif parkir Rp150 ribu diminta juru parkir dianggap jauh lebih tinggi dibandingkan tarif parkir sepeda motor pada umumnya.


Unggahan tersebut ramai dikomentari warganet.

"Pungli Sudah Merambah Kemana-mana," tulis @norm.an6413

"Kopi 30rb. Parkir 150rb. Menang bbyak kang parkir," komentar @hafiz_atharizz

"Selamat usaha anda bangkrut," sambung @ya.faisal

Padahal tarif parkir yang berlaku saat ini masih mengacu kepada Peraturan Gubernur Nomor 31 Tahun 2017 tentang Tarif Layanan Parkir dan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Berdasarkan peraturan tersebut, tarif parkir yang masih berlaku hingga saat ini antara lain untuk sepeda motor Rp2.000 per jam, mobil Rp5.000 per jam dan bus/truk Rp7.000 per jam.

Merespons viralnya video tersebut, Baked pun merespons melalui keterangan di media sosial. Baked menyayangkan adanya kejadian penarikan jasa parkir dengan tarif tinggi.

"Terima kasih kepada teman-teman di Jakarta yang telah membawa hal ini ke perhatian kami. Sebuah kejadian yang sangat disayangkan baru saja terjadi dan sampai kepada kami," tulis manajemen Baked melalui akun Instagram resminya.

Pihak manajemen Baked juga menegaskan tidak dapat menerima apa yang terjadi sekaligus memastikan hal itu bukan operasional yang sengaja dijalankan manajemen.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya